Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Sudah 2.071 Pasien Corona di Kudus Dinyatakan Sembuh

MURIANEWS, Kudus – Jumlah pasien sembuh dari corona di Kabupaten Kudus bertambah 12 pasien pada Selasa (1/12/2020) malam. Sehingga hingga kini, jumlah pasien sembuh corona di Kudus mencapai 2.071 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kudus dokter Andini Aridewi mengatakan, sebagian besar pasien yang sembuh adalah pasien isolasi mandiri.

Namun, ada juga pasien yang telah menjalani perawatan di rumah sakit dan ditambah menjalani isolasi mandiri selama sepekan lebih.

“Mereka telah menyelesaikan perawatannya dan sudah dinyatakan sembuh” ucap Andini Rabu (2/12/2020) pagi.

Jumlah pasien sembuh pun diperkirakan akan terus mengalami peningkatan. Namun, pihaknya berharap masyarakat tak abai dengan penerapan protokol kesehatan. Agar naiknya angka kesembuhan tak dibarengi dengan angka pasien baru.

“Terus kami imbau untuk tetap patuh pada protokol kesehatan yang berlaku,” kata dia.

Pada Selasa malam sendiri, lanjut Andini, ada sebanyak 23 pasien baru lagi yang dinyatakan positif corona. Persebarannya, merata di hampir semua kecamatan di Kudus. Dengan yang paling banyak dari Kecamatan Kota yakni sebanyak tujuh orang.

“Sementara kecamatan yang kemarin nihil penambahan adalah Kecamatan Undaan,” rinci Andini.

Andini pun mempertegas jika masyarakat adalah ujung tombak penanganan virus corona ini. Apabila masyarakat tertib akan protokol kesehatan, maka penularan virus corona bisa ditekan seminimal mungkin.

“Yakni dengan 3M, mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak,” tegas Andini.

Sementara secara keseluruhan, kasus corona di Kudus kini tembus 2.599 orang. Jumlah tersebut terdiri dari, 101 pasien menjalani perawatan dan 141 pasien menjalani isolasi mandiri. Kemudian ada sebanyak 2.071 pasien yang sudah sembuh dari corona.

“Sementara ada 286 pasien yang meninggal dunia, keseluruhannya karena penyakit penyerta,” lanjutnya.

Kemudian ada sebanyak 945 kontak erat masih dipantau, 164 suspek, dan 53 probable. Dari 164 suspek dalam wilayah sebayak 75 dirawat dan 89 isolasi mandiri.

Untuk 53 kasus probable dalam wilayah, keseluruhannya meninggal dunia.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...