Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Klaster Pasar Mendominasi, Penjagaan 35 Pasar di Pati Diperketat

MURIANEWS, Pati – Dalam kurun waktu 12 pekan terakhir, Pati berturut turut menyandang status zona merah. Kondisi ini didominasi oleh munculnya klaster pasar yang belum bisa ditekan sepenuhnya penyebaran Covid-19.

Karena itu, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Pati pun mengambil langkah cepat. Sebanyak 35 pasar, baik pasar daerah maupun pasar desa, pengawasannya diperketat oleh petugas gabungan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati pun melakukan rapat koordinasi dan menunjuk Satpol PP sebagai leading sektor untuk pengawasan pasar tersebut. Tentunya dengan melibatkan TNI, Polri, Dinas Kesehatan dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Pati.

Kasatpol PP Pati Hadi Santosa mengatakan, penjagaan sudah dilakukan sejak 1 Desember kemarin. Rencananya akan berlanjut hingga 30 Desember mendatang.

“Pasar dapat menjadi salah satu klaster yang menyumbang cukup banyak kasus Covid-19,” katanya.

Pengawasan ini akan menitik beratkan pada penggunaan masker oleh masyarakat maupun pedagang pasar. Bahkan apabila diketahui ada yang tidak menggunakan masker, maka yang bersnagkutan akan di rapid tes di tempat oleh petugas Dinas Kesehatan.

“Sesuai kesepakatan dengan DKK Pati selaku petugas pelaksana rapid test, bahwa ada pertimbangan dari Muspika, Pemdes dan Disperindag. Jadi tidak setiap giat ada rapid test nya,” imbuhnya.

Selain pasar, Satpol PP Pati juga merencanakan melakukan operasi insidental di tempat umum seperti stadion dan tempat wisata. Tak ketinggalan juga operasi malam sebagaimana dalam Surat Edaran Bupati Pati Haryanto. Sasarannya pelaku usaha yang buka dimalam hari serta tempat yang dapat memicu kerumunan.

“Target giat selama satu bulan ini meliputi kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. Seperti menjaga jarak dan mencuci tangan. Namun yang terpenting adalah menggunakan masker,” tutupnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...