Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pria di Kudus ditemukan Tewas Terapung di Sungai Winong

MURIANEWS, Kudus – Warga Desa Gribig, Kecamatan Gebog, Kudus dihebohkan dengan penemuan mayat seorang pria berinisal S (34) yang mengapung di Sungai Winong.

Korban diketahui merupakan warga sekitar yang rumahnya tak jauh dari lokasi mayatnya ditemukan. Ia tinggal berdua dengan ibunya.

Warga sekitar Sugiyanto menceritakan, korban diketahui sudah tidak ada di rumah sekitar pukul 18.00 WIB setelah magrib.

Kemudian ia bersama ketiga warga lain mencari keberadaan korban namun hingga azan isya tak kunjung ketemu.

“Korban itu habis opname di rumah sakit, korban juga sore hari tadi itu kontrol. Ibunya waktu itu teriak minta pertolongan karena korban kondisinya belum pulih malah tidak ada di rumah. Pak RT menggerakkan warga lagi untuk mencari hingga akhirnya korban ditemukan di sungai,” katanya Selasa (1/12/2020).

Saat ditemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi telungkup terapung di aliran sungai yang dangkal.

“Kalau loncat dari jembatan itu tidak, soalnya jaraknya dari jembatan kecil yang di sebelah utara jembatan itu cukup jauh sekitar 15 meter. Terseret arus juga kemungkinan tidak karena airnya itu sangat dangkal,” ucapnya.

Kapolsek Gebog AKP Sumanah mengatakan dari pengakuan ibunya korban memiliki riwayat penyakit paru-paru. Diduga korban meninggal karena penyakitnya kambuh.

“Kemungkinan pusing, tersandung dan telungkup di sungai. Posisi pusing kan tidak sadar, terus nyungsep itu tidak bisa bernapas karena di air. Dan tidak ditemukan tanda kekerasan. Ini keluarga sudah menerimakan sudah ikhlas,” ujarnya.

Sementara dokter Puskesmas Gribig dr Besar Wahyu Riyadi menyatakan, tidak ditemukan tanda luka kekerasan pada tubuh korban.

Hanya saja, saat ditemukan banyak luka yang diakibatkan karena gigitan kepiting sungai di bagian wajah, telinga, badan, hingga mulut.

“Kalau tanda kekerasan tidak ada, dalam kantung mayat tadi juga masih ada kepiting kali yang menempel banyak. Korban diperkirakan sudah meninggal kurang lebih dua jam setelah ditemukan,” tandasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...