Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

2020, Penderita HIV/AIDS di Pati Tembus 171 Orang, 57 di Antaranya Meninggal

MURIANEWS, Pati – Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Pati mencatat, ada sebanyak 171 Orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Dari jumlah tersebut, 57 di antarannya diketahui meninggal dunia. Data tersebut merupakan data yang dihimpun sejak bulan Januari hingga Oktober 2020.

Sekretaris 1 KPA Pati Abdul Haris mengatakan, setiap tahun ia mengakui selalu ada orang yang terpapar virus HIV. Untuk tahun ini saja, ada penemuan kasus sebanyak 92 kasus HIV dan 79 kasus AIDS. Sehingga total penderita ada 171 orang.

“Dominasi penderita yang reaktif adalah usia produktif 25-40 tahun. Ada juga usia di bawah atau pun di atas usia produktif tersebut, namun jumlahnya lebih sedikit,” ungkapnya.

Menurutnya, jumlah kasus hingga Oktober 2020 tersebut cenderung mengalami penurunan, apabila dibandingkan pada 2019 lalu yang jumlahnya mencapai 205 orang. Hanya, di tahun 2019 itu, orang yang meninggal ada sebanyak 25 ODHA.

Meski begitu, jumlah tersebut bisa mengalami kenaikan. Apalagi, Desember ini pihaknya belum melakukan pendataan ulang. Sehingga akumulasi hingga akhir 2020, jumlah pasti ODHA di Pati belum bisa diketahui.

“Pendataan terus kami lakukan. Termasuk apabila ada penambahan kasus reaktif baru, pasti kami data. Karena ini juga penting untuk strategi penanggulangan HIV/AIDS,” imbuhnya.

Ia mencatat, dari tahun ke tahun, ODHA di Pati memang ada kenaikan dan terkadang juga ada penurunan kasus. Namun apabila diakumulasikan hingga Oktober 2020, total ada sebanyak 1.768 ODHA. Sementara yang meninggal pada hitungan yang sama ada sebanyak 278 ODHA.

“Ini perlu upaya bersama untuk penanggulangan HIV/AIDS. Termasuk lingkungan keluarga juga harus mendukung program ini. Sebab, kepedulian terhadap HIV/AIDS ini adalah tanggung jawab bersama,” tutupnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...