Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Testing PCR Corona di Jateng Lampaui Target WHO

MURIANEWS, Semarang – Testing PCR terhadap warga Jawa Tengah untuk mendeteksi penyebaran Covid-19 disebut telah melampaui target yang ditetapkan WHO. Jumlah testing yang dilakukan di Jateng pada pekan ke-48 tercatat sebanyak 70.053 tes.

Sementara target WHO adalah 1/1.000 penduduk perpekan. Dengan jumlah penduduk Jawa Tengah sekitar 34 juta, maka standarnya ada 34.000 orang yang dites di provinsi ini.

Upaya Jawa Tengah memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan cara tracing terus dilakukan. Bahkan jumlah testing di Provinsi yang dipimpin Ganjar Pranowo ini telah melampaui target tes yang ditetapkan WHO.

“Jadi, jumlah tes kita dua kali lebih tinggi dari target WHO,” kata Kepala Dinas Kesehatan Jateng Yulianto Prabowo, Selasa (01/12/2020).

Yulianto menerangkan, upaya menggejot testing sesuai target WHO sepertinya tidak dilakukan oleh semua daerah di Indonesia. Ia menyebut, masih banyak provinsi lain yang belum mencapai target tes yang ditetapkan WHO itu.

Dari data Satgas Covid-19 pusat menyebutkan, pada minggu II November lalu, jumlah tes PCR di Jawa Tengah sudah mencapai 1.416 tes. Jumlah itu lebih tinggi dibanding denga Jawa Barat yang hanya melakukan tes sebanyak 789 tes PCR perpekandan Jawa Timur sebanyak 820 tes sepekan.

“Provinsi lain memang belum banyak yang sudah sesuai target WHO. Yang tidak mencapai itu masih banyak. Itu hanya perbandingan saja, ukurannya itu kan 1/1000 penduduk perminggu,” tegasnya.

Tingginya testing tersebut lanjut Yulianto memang berdampak pada tingginya angka positif Covid-19 di Jawa Tengah.

Namun menurutnya, dapat diketahui siapa saja yang positif, sehingga dapat dilakukan treathment dengan baik dan benar.

“Dengan begitu, angka kematian bisa terus ditekan. Dan itu terbukti dengan terus turunnya angka kematian di Jawa Tengah tiap minggunya,” jelasnya.

Pada pekan ke-44 lanjut Yulianto, angka kematian akibat Covid-19 di Jawa Tengah mencapai 5,11. Angka itu terus mengalami penurunan di angka 4,94 di pekan ke-45, turun lagi menjadi 4,62 pada pekan ke-46, turun lagi 4,49 pada pekan ke-47 dan sekarang menjadi 4,25.

Meski terjadi kenaikan kasus positif Covid-19 di Jawa Tengah, Yulianto menegaskan kondisi fasilitas kesehatan masih aman. Tempat tidur di rumah sakit, ruang ICU hingga tempat-tempat isolasi lainnya masih mencukupi.

Sementara itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo seringkali menyebut jika pihaknya terus menggenjot testing PCR di Jateng. Menurutnya, hanya dengan cara itu maka rantai penyebaran Covid-19 akan bisa diputuskan. Meskipun dampaknya, jumlah kasus positif di Jateng akan terus meningkat.

Ganjar juga meminta masyarakat untuk disiplin menjaga protokol kesehatan yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak.

“Edukasi soal protokol kesehatan harus terus ditingkatkan, dengan melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama dan elemen masyarakat lainnya. Intinya, semua masyarakat harus disiplin menjaga protokol kesehatan itu,” tegasnya.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...