Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

DPRD Kudus Diminta Aktif Cari Warga yang di Rumah Tak Layak Huni

MURIANEWS, Kudus – Para anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus diminta berperan aktif untuk mencari warga Kudus yang masih tinggal di rumah tak layak huni.

Sehingga bisa diusulkan dalam progam bedah rumah milik DPRD Kudus atau progam lainnya untuk segera mendapat bantuan.

Ketua DPRD Kudus Masan mengatakan, jika melihat fakta di lapangan, masih banyak warga Kudus yang masih tinggal di rumah tak layak huni. Mulai yang tinggal di bangunan semi permanen, hingga bangunan seadanya yang beralaskan tanah.

Oleh karena itu, jika ada warga yang tinggal di rumah tak layak, para anggota dewan segera diminta untuk melaporkan dan mengusulkan temuannya ke progam bedah rumah milik DPRD atau milik Pemkab Kudus.

“Semua anggota DPRD harus tanggap dengan kondisi lingkungannya,” kata Masan saat menghadiri bedah rumah milik Badri, warga Desa Dukuh Waringin, Kecamatan Dawe, Minggu (29/11/2020).

Masan menambahkan, sejauh ini Pemkab sudah mengucurkan anggaran untuk agenda bedah rumah.

Selain itu, pihaknya juga akan mendorong partisipasi pihak ketiga seperti perusahaan swasta agar mau mengucurkan anggaran untuk membantu program bedah rumah.

“Terutama untuk rumah tak layak huni yang kondisinya sudah cukup parah, segera diusulkan, inilah peran dari para anggota dewan,” tegasnya.

Sementara untuk kegiatan bedah rumah di Desa Dukuh Waringin, DPRD Kudus mengucurkan anggaran sebesar Rp 15 juta.

“Dari iuran para anggota dewan terkumpul sebanyak Rp 15 juta, semoga bisa membantu dan meringankan yang menghuni untuk ke depannya,” tandasnya.

Sementara pemilik rumah, Badri mengaku bersyukur mendapat bantuan bedah rumah dari DPRD Kudus.

“Saya berterima kasih sekali atas bantuan dari bapak-bapak anggota dewan. Yang jelas, kami sekeluarga sangat senang sekali atas bantuan ini,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...