Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kasus Baru Covid-19 di Jepara Kembali Meroket

MURIANEWS, Jepara – Kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 di Jepara kembali bertambah secara signifikan. Hingga Sabtu (28/11/2020), jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Jepara sudah menembus angka 2.663 kasus.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.552 kasus di antaranya melibatkan masyarakat Jepara. Sedangkan sisanya melibatkan masyarakat dari luar wilayah Kabupaten Jepara.

Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jepara, melalui juru bicaranya, Moh Ali menyatakan, pada Jumat (27/11/2020) malam pihaknya menerima hasil laboratorium terbaru. Dari hasil lab yang ada, pihaknya mendapatkan adanya 36 kasus baru yang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Jepara.

Jumlah ini merupakan hasil pengembangan dari kasus yang ada dan beberapa di antaranya merupakan kasus baru yang tidak ada kaitannya dengan penanganan kasus yang ada.

“Kasus-kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 memang terus bertambah pada akhir-akhir ini. Terakhir kami mendapatkan hasil lab ada tambahan 36 kasus baru. Jumlah ini memang termasuk tinggi dalam beberapa bulan terakhir,” ujar Moh Ali, Sabtu (28/11/2020).

Dari hasil penulusuran, dari kasus-kasus terakhir yang muncul, beberapa di antaranya melibatkan beberapa anak SMP di Jepara. Selain itu juga, kasus baru diketahui juga menjangkiti beberapa anak-anak balita. Sementara angka kematian terus bertambah. Sedangkan, jumlah kematian terkait covid 19 di Jepara sudah mencapai 181 orang atau 7,48 persen.

Sedangkan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang masih dalam penanganan di rumah sakit sampai Jumat (27/11/2020) jumlahnya mencapai 107 orang. Jumlah ini merupakan jumlah tertinggi untuk jumlah pasien rawat inap sejak Jepara masuk dalam zona oranye, 9 Agustus lalu.

Dari sebuah informasi yang berkembang, juga disebutkan adanya seorang dokter sebuah rumah sakit di Jepara yang terkonfirmasi positif Covid-19. Dokter yang bersangkutan dikabarkan hrus dirujuk kesebuah rumah sakit di luar kota, karena kondisinya semakin menurun.

Sedangkan dari data yang diumumkan Jumat (27/11/2020) malam, di wilayah Kedung, terdapat beberapa pasien yang diduga tertular dari anggota keluarga yang meninggal dengan status probable namun pemakamannya dilakukan oleh pihak keluarga. Hasil swab terhadap almarhum akhirnya diketahui terkonfirmasi positif covid 19. Dari kasus ini kemudian menular kesejumlah anggota keluarga yang lain.

“Harapan kami dapat dilakukan swab terhadap seluruh orang yang melakukan kontak langsung dengan yang bersangkutan. Karena hanya dengan cara itu kasus tersebut tidak berkembang menjadi klaster baru yang semakin besar. Satgas harusnya cepat melangkah melakukan tracing atau penelusurean kontak erat,” ujar seorang tokoh masyarakat di Kedung, yang tidak bersedia disebutkan namanya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...