Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ada Konflik Internal, KONI Kudus Hanya Diberi Anggaran Rp 1 Miliar Pada APBD 2021

MURIANEWS, Kudus – Anggaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kudus pada tahun 2021 dipangkas besar-besaran. Yakni hanya dijatah sebesar Rp 1 miliar saja.

Padahal, pada tahun 2020, anggaran KONI Kabupaten Kudus berkisar di angka Rp 7,3 miliar.

Selain itu, KONI Kudus bersama sejumlah KONI kabupaten lain yang tergabung dalam KONI Pati Raya juga tengah menyiapkan diri sebagai tuan rumah untuk gelaran Porprov di 2022 mendatang.

Kebijakan tersebut pun sudah disahkan lembaga eksekutif dan legislatif dalam sidang paripurna di DPRD Kabupaten Kudus, Jumat (27/11/2020) siang.

Walau dalam pelaksanaan sidang, permasalahan tersebut sempat diinterupsi oleh anggota sidang dari Fraksi Partai Gerindra Sandung Hidayat. Sandung menilai jika anggaran KONI pada tahun depan terlalu sedikit.

“Itu untuk kebutuhan administrasi saja mungkin kurang,” tegas Sandung dalam rapat.

Sementara usai sidang, Ketua DPRD Kudus Masan menjelaskan, dalam pembahasannya, Badan Anggaran (Banggar) menilai KONI tengah diterpa masalah internal. “Sehingga untuk APBD murni 2021, KONI hanya diberi sebesar Rp 1 miliar itu,” kata dia.

Hal tersebut ditujukan supaya internal dalam KONI bisa fokus memperbaiki kondisi internalnya sebaik mungkin. Masan pun menegaskan jika KONI bisa saja mendapat anggaran yang lebih di Perubahan APBD 2021 mendatang.

“Ini bukan kiamat, masih ada pembahasan Perubahan APBD 2021, Porprov di 2022, jika bisa bersemangat dan solid kembali tentu akan kami beri kembali,” tegasnya.

Pihaknya pun menambahkan,jika pemberian anggaran disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

“Kami memberi anggaran sesuai prestasi, kalau prestasinya nihil dan internalnya belum kondusif, ya kami alihkan ke lain dulu, masyarakat masih butuh anggaran lainnya,” sambungnya.

Sementara Plt Bupati Kudus HM Hartopo tak menampik jika kondisi KONI Kudus kini tengah diterpa masalah internal dan kurang tertata dengan baik. Sehingga dengan adanya pemangkasan anggaran ini, pihak KONI bisa mengevaluasi kinerjanya.

“Takutnya jika nanti diberi anggaran berlebih malah percuma karena ada konflik internal,” kata Hartopo.

Pihaknya pun berharap KONI bisa menata diri dan mengevaluasi secepat mungkin. “Karena kasian Pengcab olahraganya kalau terus seperti ini,” tandasnya.

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...