Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Rumahnya Habis Dibedah, Mantan Pengawal Jenderal A Yani Ini Bungah Dikunjungi Gubernur

MURIANEWS, Semarang – Rumah Kapten Cpm Sanjoto di Jalan Belimbing Raya no 34 Kelurahan Peterongan, Semarang Selatan, Kota Semarang, yang dulunya tak layak huni, kini telah direnovasi.

Di dalam rumah mantan pengawal Jenderal Ahmad Yani itu juga telah dilengkapi berbagai perabot rumah yang baru. Rumah ini direnovasi oleh REI, Denpom IV/5 Semarang dan bantuan dari Pemprov Jateng.

Oleh karenanya, Kalten Sanjoto begitu bungah ketika dikunjungi Ganjar, Kamis (26/11/2020). Bersama anak-anaknya ia menyambut orang nomor satu di Jateng yang datang di sela aktivitas gowesnya.

“Saya boleh lihat nggeh ke belakang. Nuwunsewu lho pak niki kulo ngagem celana pendek, soale karo pit-pitan (mohon maaf lho pak ini saya pakai celana pendek, soalnya sambil sepedaan),” ucap Ganjar.

Ganjar berulangkali mengucap syukur saat melihat ke dalam rumah kapten Sanjoto yang telah direnovasi.

Ganjar dengan detail mengintip satu per satu ruangan di rumah Kapten Sanjoto. Sesekali Ganjar melempar candaan yang ditanggapi oleh Kapten Sanjoto.

Ganjar juga bertanya, apakah rumah Sanjoto yang sudah direnovasi itu masih bocor atau tidak. Sebab, Sanjoto sebelumnya bercerita rumahnya sering kebocoran saat hujan deras.

“Niki sampun dites udan nopo dereng pak? (Ini sudah dites hujan atau belum pak?. Dites dulu lho, masih bocor apa tidak,” ujar Ganjar.

Rumah Sanjoto kini telah lebih baik. Tak hanya perbaikan konstruksi rumah, furnitur juga diperbaharui. Seperti sofa, ranjang tidur hingga lemari pakaian.

Baca: Kapten Sanjoto Ceritakan Kisahnya ke Ganjar, Usia 12 Tahun Sudah Ikut Perang Kini Tinggal di Rumah Bocor Bekas Persembunyian DN Aidit

Sanjoto juga menyampaikan rasa terimakasihnya pada Pemprov Jateng, REI dan Denpom Semarang yang telah memperhatikan kondisinya.

Sebelumnya rumah yang ditinggali Kapten Sanjoto dan keluarganya itu telah bertahun-tahun rusak. Rumah itu awalnya adalah tempat persinggahan petinggi PKI, DN Aidit.

Ia pernah mendapatkan tugas memikpin pasukan untuk mengepung rumah tersebut. Namun saat itu DN Aidit sudah tidak ada di tempat.

Rumah yang dalam kondisi rusak itu pun ia perbaiki dan meminta izin komandannya untuk ditinggali. Setelag bertahun-tahun rumah itu mengalami kerusakan parah.

Hingga pada Rabu (19/8/2020) lalu Ganjar mengunjunginya dan prihatin dengan kondisi itu. Ganjar pun langsung menggerakkan berbagai pihak untuk melakukan renovasi.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...