Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

BPBD Pati Petakan Wilayah Rawan Bencana Banjir dan Longsor

MURIANEWS, Pati – Beberapa hari terakhir, intensitas hujan di wilayah Kabupaten Pati tergolong tinggi. Bahkan sudah ada beberapa desa yang terdampak banjir dan longsor.

Karena itu, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) jauh hari sudah memetakan wilayah yang rawan bencana. Hal itu sekiranya patut menjadi perhatian dan antisipasi warga.

Kepala Harian Pelaksana BPBD Pati Artinus Budi Prasetya mengatakan, ada beberapa kecamatan yang mempunyai resiko tinggi terhadap banjir. Itu seperti di Kecamatan Juwana, Batangan, Kajenan, Gabus, Pati, dan Sukolilo.

Sementara kecamatan yang mempunyai resiko sedang terhadap bencana banjir adalah di Kecamatan Tambakromo, Winong, Pucakwangi, Wedarijaksa, Margorejo, Tayu dan Trangkil.

“Semua kecamatan yang mempunyai resiko bencana tinggi, sudah kami lakukan sosialisasi agar warga bisa mengantisipasi dini bencana banjir,” katanya, Kamis (26/11/2020)

Selain resiko banjir, ada juga beberapa kecamatan yang mempunyai resiko tanah longsor tinggi. Hal itu seperti di Kecamatan Gembong, Dukuhseti, Sukolilo, dan Jaken. Untuk Gembong, desa yang paling rentan tanah longsor adalah di Klakahkasihan.

“Untuk Kecamatan Dukuhseti ada di Desa Ngagel, Jaken ada di Desa Ronggo, dan Sukolilo ada di Desa Prawoto,” imbuhnya.

Selain bencana banjir dan tanah longsor, dipetakan pula wilayah yang rentan terhadap puting beliung, yakni di Kecamatan Gabus dan Kayen. Akan tetapi, untuk puting beliung ini bisa saja terjadi di luar dua kecamatan tersebut.

“Kami harap masyarakat waspada terhadap bencana ini. Terutama untuk yang banjir. Sebab, ini sudah memasuki musim hujan,” tutupnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...