Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

PWI Pati: Optimalisasi Pers dan Medsos untuk Kontrol Demokrasi

MURIANEWS, Pati – Pers yang merupakan pilar keempat demokrasi, mempunyai peranan penting untuk mengontrol jalannya mesin demokrasi. Kontrol ini adalah untuk memicu bagaimana agar pola demokrasi sesuai dengan harapan para pendiri bangsa.

Tidak hanya pers, media sosial saat ini juga mempunyai peranan penting. Apalagi keberadaannya sudah difungsikan untuk membentuk isu yang terkadang bisa merusak demokrasi.

Karena itu, pengetahuan jurnalistik dalam bermedsos, patut diterapkan. Bahkan warga sebaiknya juga harus mengetahui kode etik jurnalistik agar lebih aman dalam bermedsos.

“Ini penting, karena medsos itu liar. Kalau pengguna tidak bisa mengontrol secara mandiri, maka akan berakibat fatal. Disinilah kode etik jurnalistik penting untuk diterapkan,” ungkap Much Noor Efendi, Ketua Persatuan Wartawan (PWI) Pati dalam acara KPU Pati Goes to Campus di Kampus STAI Pati, Selasa (24/11/2020).

Menurutnya, perilaku bermedsos masyarakat ini juga harus dibarengi dengan pengetahuan yang cukup. Sehingga, medsos tidak hanya sebagai media menjalin komunikasi, tetapi juga sebagai kontrol demokrasi.

“Inilah pentingnya mengedukasi masyarakat maupun mahasiswa. Sehingga dalam menggunakan medsos nantinya bisa lebih bijak,” imbuhnya.

Sementara Komisioner KPU Pati Supriyanto mengatakan, KPU Goes to Campus ini adalah langkah awal untuk menggandeng Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) untuk mewarnai iklim demokrasi, baik dalam pilkada maupun pemilu. Sehingga mereka juga bisa mengambil peran untuk menangkal berita-berita hoaks.

“Dari pengalaman pilkada sebelumnya, ada banyak berita hoaks bertebaran. Nah, LPM mahawiswa dalam hal ini bisa menangkal itu. Terutama pada saat pemilu atau pilkada yang akan datang,” terangnya.

Dirinya juga berharap, mahasiswa bia menjadi agen perubahan dalam mengawal proses demokrasi di Indonesia.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...