Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Tiga Jabatan Kepala Dinas Dilelang Pemkab Kudus

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus kembali membuka lelang jabatan pengisian Kepala dinas di tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Kudus.

Tiga OPD tersebut yakni, Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraaga (Disdikpora), Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disnaker Perinkop UKM), dan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK).

Kasubid Pengembangan Pegawai Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Kudus Hendro Muswinda menjelaskan, seleksi terbuka pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama di tiga OPD sudah diumumkan di website Pemkab Kudus.

“Sementara untuk pendaftarannya dibuka sejak tanggal 20-26 November 2020, kemudian kami seleksi administrasinya,” kata Hendro Selasa (24/11/2020) pagi.

Hendro menambahkan, seleksi tersebut terbuka bagi ASN dari dalam maupun luar Kudus yang memenuhi persyaratan. Pada pengisian jabatan periode sebelumnya, juga diikuti pejabat dari luar Kabupaten Kudus.

Untuk persyaratannya sendiri, tambah dia, adalah berstatus PNS di lingkungan pemprov/kabupaten/kota di wilayah Provinsi Jateng. Usia maksimalnya sendiri, kata dia, adalah 56 tahun per 1 Februari 2021.

Kemudian memiliki pengalaman jabatan dalam bidang tugas yang terkait dengan jabatan yang akan diduduki secara kumulatif paling kurang lima tahun.

Untuk pangkat atau golongan ruang, lanjut dia, serendah-rendahnya adalah pembina (IVa) serta lulus pendidikan dan pelatihan kepemimpinan tingkat III.

“Silakan melihat pengumuman lelang jabatan yang sudah dipublikasi melalui situs pemkab dengan alamat www.kuduskab.go.id,” imbuhnya.

Untuk diketahui, setelah seleksi berkas administrasi dilakukan, selanjutnya akan dilakukan penelusuran rekam jejak oleh tim panitia seleksi yang melibatkan perguruan tinggi serta internal pemerintah kabupaten.

Pengumuman hasil penelusuran rekam jejak dijadwalkan 1 Desember 2020, kemudian dilakukan tes assessment mulai 3-4 Desember 2020 dan diumumkan hasilnya pada 10 Desember 2020.

“Kemudian peserta akan membuat makalah, kemudian dipresentasikan dan ada tahapan wawancara,” jelasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...