Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

695 Sekolah di Jepara Siap Gelar Simulasi Pembelajaran Tatap Muka

MURIANEWS, Jepara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara mulai melakukan persiapan pembelajaran tatap muka. Salah satunya dengan menggelar simulasi. Rencananya, simulasi akan digelar 695 sekolah di Kabupaten Jepara.

Langkah itu dilakukan menyusul dikeluarkannya Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri (Menteri Kesehatan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama dan Menter dalam negeri) tentang sistem pendidikan langsung yang rencananya akan dimulai pada Januari 2021 mendatang.

”Jadi upaya simulasi ini sebagai langkah persiapan. Terutama setelah adanya SKB empat menteri,” kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Jepara, Agus Tri Harjono.

Agus menyebutkan, 695 sekolah yang akan melakukan simulasi di antaranya 598 SD baik negeri ataupun swasta dan 97 SMP (negeri dan swasta).

Pada tahap awal, masing-masing sekolah sudah diinstruksikan untuk melengkapi fasilitas, sarana, dan prasarana yang dibutuhkan dalam era kebiasaan baru.

Misalnya fasilitas untuk tempat cuci tangan, alat pendeteksi panas tubuh, dan penataan ruang belajar. Untuk kebutuhan-kebutuhan ini, pemerintah menyatakan masing-masing sekolah diperkenankan untuk menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) masing-masing.

”Pada simulasi ini, kami meminta masing-masing sekolah untuk mulai mengatur kemungkinan jadwal belajar bagi siswa-siswinya. Termasuk melakukan penjadwalan mengenai waktu keberangkatan para siswa agar saat di sekolah memenuhi protokol kesehatan. Simulasi ini akan diawasi secara ketat, sehingga sekolah serius dalam melaksanakannya,”ujar Agus Tri Harjono, Senin (23/11/2020).

Sebagai bagian dari persiapan, Disdikpora Jepara juga menyatakan sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara. Koordinasi ini dilakukan berkaitan dengan penyiapan kesehatan para guru dan karyawan masing-masing sekolah.

”Rencananya, akan dipastikan dahulu semua guru dan karyawan benar-benar bebas dari Covid 19, dengan cara melakukan swab terhadap mereka. Semua guru dan karyawan akan di-swab supaya semua aman,” terangnya.

Ia mengeaskan, saat ini rencana swab  tersebut bahkan sudah siap dilaksanakan. Hanya, untuk pelaksanaannya masih menunggu penjadwalan yang dilakukan oleh DKK Jepara.

Pemeriksaan swab ini diharapkan bisa menjadikan lingkungan sekolah benar-benar aman. Selanjutnya penerapan protokol kesehatan akan dilaksanakan secara ketat di semua sekolah saat sistem pembelajaran secara langsung dilaksanakan.

“Sesuai dengan apa yang sudah diinstruksikan pemerintah, persiapan ini akan dilakukan dengan serius. Kami akan mengawasi masing-masing sekolah dalam pelaksanaannya. Semua guru dan karyawan masing-masing sekolah akan di-swab lebih dulu, ,” tambah Agus Tri Harjono.

Terpisah, Bupati Jepara Dian Kristiandi meminta masing-masing UPT Disdipora di setiap kecamatan dilibatkan dalam pengawasan kegiatan simulasi ini. Sebab simulasi ini merupakan persiapan dari masing-masing sekolah untuk melaksanakan pembelajaran secara langsung.

Semua tahapan-tahapan dalam hal ini harus benar-benar dipastikan dan dilaksanakan dengan benar oleh semua yang terlibat. Termasuk dalam hal ini sosialisasi kepada masing-masing siswa juga harus dilakukan.

”Kesehatan para siswa dan masyarakat adalah tetap yang utama, termasuk dalam pelaksanaan pembelajaran secara langsung. Karena itu simulasi harus dilakukan secara serius dan sesuai instruksi dari pemerintah,” tandasnya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...