Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Batasan Pengunjung Karimunjawa Ditambah Jadi 300 Orang Tiap Pekan

MURIANEWS, Jepara – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jepara menaikkan batasan jumlah pengunjung Karimunjawa dari 100 orang menjadi 300 orang tiap pekan. Kenaikan ini dilakukan lantaran minat wisatawan yang ingin berkunjung ke pulau Karimunjawa mulai meningkat.

Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jepara Zamroni Listiaza mengatakan, kenaikan ini masih jauh dari kunjungan sebelum adanya Covid-19. Di hari biasa, kunjungan bisa mencapai ribuan orang tiap pekannya.

Hanya, karena pandemi belum berakhir, pihaknya tetap melakukan pembatasan jumlah pengunjung bersekala kecil guna menghindari kerumunan. Upaya ini dilakukan sebagai upaya untuk mencegah penularan Covid-19.

Apalagi, sampai saat ini, Karimunjawa masih merupakan kawasan yang belum pernah muncul kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Sehingga prosedur kesehatan terkait covid masih tetap menyertai kegiatan-kegiatan pariwisata yang sudah dibuka di Karimunjawa.

”Jadi batasan jumlah pengunjung untuk kawasan wisata Karimunjawa saat ini sudah dinaikan menjadi 300 orang setiap pekannya. Ini sebagai bentuk respon atas perkembangan yang saat ini mulai berlangsung terkait minat wisatawan yang datang ke Karimunjawa,” ujar Zamroni Listiaza, Jum’at (20/11/2020).

Meskipun dinaikan jumlah batasan pengunjungnya, namun untuk prosedur yang harus dipenuhi oleh para wisatawan tetap tidak berubah. Protokol kesehatan tetap akan menjadi bagian utama dalam kegiatan pariwisata di Karimunjawa.

Pembatasan terhadap kapasitas kapal pengangkut ke Karimunjawa tetap masih berjalan, yakni hanya 50 persen dari kapasitas yang ada. Para wisatawan yang akan masuk ke kawasan Karimunjawa juga diwajibkan melengkapi dengan dokumen rapid test yang menyatakan tidak reaktif rapid. Keharusan ini tetap menjadi hal yang harus dipenuhi oleh para wisatawan.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Karmunjawa, Dian  Susiyanto menyatakan, pihaknya bersama Perangkat Daerah dan Instansi lintas sektoral di Karimunjawa, terus menerapkan kewaspadaan. Pihaknya masih terus melakukan upaya-upaya pemeriksaan terkait Covid-19.

Mulai dari kegiatan Rapid test bagi para pekerja asal luar Karimunjawa, sampai melakukan swab terhadap para petugas ASN maupun non ASN yang bekerja di Karimunjawa.

“Misalnya para ASN yang bertugas di BTN Karimunjawa, mereka juga melakukan swab walaupun pelaporannya tidak lewat Karimunjawa. Tenaga-tenaga kesehatan di Karimunjawa juga dilakukan swab. Tentu saja pengawasan terhadap para pendatang, wisatawan juga menjadi bagian dari pengawasan dan penanganan yang kami lakukan,” ujarnya secara terpisah.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...