Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Dari Jargon ‘Tarik Sis’, Pemuda di Kudus Ini Bisa Jual Satu Kuintal Semangka Per Hari Usai Kena PHK

MURIANEWS, Kudus – Pandemi Covid -19 yang sudah berbulan–bulan melanda di Indonesia cukup berdampak bagi aktivitas ekonomi. Sejumlah perusahaan bahkan merumahkan atau mem-PHK karyawannya.

Dan itu seperti yang dialami seorang pemuda bernama Alifian (23). Warga Desa Prambatan Lor, Kecamatan Kaliwungu, Kudus ini diberhentikan dari perusahaan di Jepara April 2020 lalu.

Tapi hal tersebut tak membuatnya patah semangat. Setelah kena PHK, berbagai pekerjaan serabutan pun dilakoninya.

Kini, ia pun merintis usaha dengan berjualan buah semangka di tepi jalan Kudus -Jepara tepatnya di sebelah barat kampus dua UMKU.

Sudah dua bulan usaha ini ia lakoni, dan hasil yang didapat cukup lumayan.

“Awalnya itu, memang karena ingin usaha sendiri tapi bingung mau jualan apa. Terus kepikiran waktu itu kan baru viral jargon ‘tarik sis semongko’ ada itu baru kepikiran untuk jualan semangka,” katanya, Kamis (19/11/2020).

Semangka yang dijualnya ada dua jenis. Yakni semangka tanpa biji dan semangka inul kuning. Semangka tersebut, didapatkannya dari wilayah Kalimantan hingga Banyuwangi.

“Harganya itu beda-beda yang semangka merah tanpa biji yang saya jual Rp 4 ribu per kilogram. Kalau yang semangka inul kuning itu harganya Rp 3 ribu per kilogram,” ungkapnya.

Tak hanya membuka lapak, ia pun juga menjual semangka daganganya tersebut melalui media sosial dan memberu gratis ongkir dengan radius maksimal delapan kilometer. Dalam sehari ia mampu menjual rata-rata satu kuintal semangka.

“Saya posting di Facebook kadang ada yang order lewat WA, malam harinya saya anter. Kadang sehari ya bisa jual satu kuintal kadang lebih kadang juga kurang. Namanya orang dagang kan kadang sepi kadang ramai, yang terpenting barokah. Bisa cukup buat sehari-hari dan membantu orang tua” ujarnya.

Ia pun berpesan kepada para generasi muda yang dirumahkan atau ter –PHK agar tidak putus asa dan tetap semangat untuk mengais pundi pundi-pundi rupiah dengan halal.

 

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...