Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Masuk Zona Merah, GTPP Pati Perketat Pengawasan Prokes di Pasar

MURIANEWS, Pati – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Pati bakal memperketat pengawasan penerapan protokol kesehatan (Prokes) di semua pasar. Hal ini lantaran masih banyak pedagang maupun pembeli di pasar yang tidak patuh prokes.

Bahkan beberapa kali klaster pasar selalu mewarnai lonjakan Covid-19 di Bumi Mina Tani. Terlebih, saat ini Pati juga masuk dalam zona merah.

Ketua GTPP Covid-19 Pati Haryanto mengatakan, pasar ini tidak seperti perkantoran. Pengujungnya sangat banyak, sehingga sulit dikendalikan. Ditambah pasar lebih bebas, pengunjung darimanapun bisa datang.

“Kami sudah melakukan rapid test di pasar-pasar. Apabila ada yang reaktif, kami tindak lanjuti dengan swab. Tapi kali ini, kami akan perketat lagi,” katanya.

Untuk melakukan pengetatan penerapan prokes di pasar itu, dirinya mempertimbangkan jumlah personel yang juga harus siap. Apalagi, jumlah pasar di Pati ini ada 20 pasar daerah dan 14 pasar desa.

“Apabila mulai dari pintu masuk ada pengunjung maupun pedagang yang tidak memakai masker, ya jangan boleh masuk dan berjualan. Jadi kalau kita ketatkan aturan ini disertai dengan rapid test, pasti orang-orang akan menjadi lebih disiplin”, jelasnya.

“Siapapun yang tidak pakai masker, baik pedagang dan pembeli disuruh balik. Kalau perlu disuruh ikut rapid test sekalian. Apabila hasilnya reaktif, maka langsung diisolasi”, tegas Bupati.

Selain itu, Bupati juga menyetujui apabila dilakukan rapid test kepada seluruh warga pasar-pasar desa secara berkala misal dua minggu sekali. baik pada pedagang maupun pembeli. Apabila yang reaktif, maka akan langsung di tes swab.

“Apabila setelah dilakukan rapid test kepada semua warga pasar dan hasilnya baik, maka hal tersebut tidak akan dilakukan kembali. Namun apabila masih sangat masif, akan dilanjutkan,” tutupnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...