Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pembunuh Siswi Berseragam Pramuka Usai Check In di Hotel Frieda Bandungan Ngaku Sakit Hati Sering Dihina

MURIANEWS, Semarang – Motif pembunuhan siswi berseragam pramuka saat check in di Hotel Frieda, Bandungan, Kabupaten Semarang ternyata tak melulu karena ingin menguasai harta korban. Pelaku nekat menghabisi remaja 17 tahun tersebut karena sakit hati sering dihina.

Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo kepada wartawan saat jumpa pers di Polres Semarang, Kecamatan Ungaran Barat mengatakan pelaku Dicky alias D mengaku sering dihina karena pekerjaannya sebagai penjual cimol keliling.

Baca: Hanya Demi Ini Pelaku Tega Habisi Siswi Berseragam Pramuka saat Check In di Hotel Frieda Bandungan

“Jadi motif pelaku tak hanya ingin menguasai harta korban. Dari pendalaman, ia sakit hati terhadap korban karena sering dihina,” kata Kapolres seperti dikutip Detik.com, Rabu (18/11/2020).

Tak hanya karena pekerjaannya, penghinaan korban kepada pelaku juga dilakukan dengan memberikan uang kepada pelaku sambil menghina.

Baca: Pembunuh Siswi Berseragam Pramuka Sempat Bawa Perempuan Lain saat Pelarian ke Surabaya

“Karena itu pelaku sakit hati. Korban diakui pelaku memang sering memberi uang ke pelaku karena keduanya kenal dan berhubungan dekat. Tapi saat memberikan ucapan korban sering menghina,” jelasnya.

Padahal, lanjutnya, keduanya baru saling mengenal selama dua minggu terakhir. Dicky yang merupakan warga Surabaya Jawa Timur itu diketahui setahun terakhir tinggal di Demak, Jawa Tengah, untuk bekerja.

“Pelaku sempat mondok di pesantren di Demak, tetapi hanya sebentar karena terlibat permasalahan dengan rekan sepondok,” ungkapnya.

Baca: Pembunuh Siswi Berseragam Pramuka di Hotel Frieda Bandungan Dibekuk di Surabaya

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...