Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Aktivitas Ekspor-Impor di Pati Berangsur Normal

MURIANEWS, Pati – Aktivitas ekspor-impor sejumlah perusahaan di Kabupaten Pati mulai berangsur normal. Hal ini menjadi angin segar setelah sebelumnya mengalami kendala karena pandemi Covid-19.

Kepala Cabang PT Ganusa Eramandiri Candra Kristianto mengatakan, sejak April hingga Juli 2020 kemarin, pihaknya sempat tak bisa melakukan ekspor olahan kacang tanah yang diproduksi. Hal itu karena mayoritas negara tujuan termasuk Indonesia melakukan pembatasan ekspor-impor.

“Kondisi saat itu membuat kami benar-benar terpuruk. Dampaknya tidak hanya perusahaan, pekerja pun terdampak. Karena permintaan berkurang, mereka pun tidak bisa bekerja maksimal seperti biasanya,” katanya, Selasa (17/11/2020).

Pihaknya baru bisa bernafas lega di bulan Agustus lalu. Pada bulan itu, pemerintah luar negeri sudah mulai membuka kran ekpor produk dari Indonesia, termasuk dari Pati.

Apalagi, lanjut Candra, aktivitas perusahannya itu memang skala ekportir. Kendati demikian, pihaknya tetap optimistis untuk bisa mengirim kacang kering ke luar negeri dengan jumlah 1.000 ton per tahun.

“Ini yang menjadi tantangan berat. Karena ekpor kami tidak hanya di wilayah negara asia speerti Malaysia, Singapura, Hongkong. Sementara untuk di Eropa ada di Amerika dan Kanada. Semuanya kacang kering,” ungkapnya.

Untuk mendapatkan kacang itu, pihaknya pun menyerap kacang dari petani lokal pati. Tetapi persentasenya tidak begitu tinggi lantaran kualitas yang kurang mendukung.

“Sebagian besar kami mengambil di Banyumas, karena di sana kami sudah bermitra dengan petani dan pengolahannya pun kami arahkan agar kualitas dan kuantitasnya terpenuhi,” tutupnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...