Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Jenuh Terlalu Lama Belajar Daring, Begini Cara WeKPS Pati Tumbuhkan Kreativitas Siswa

MURIANEWS, Pati – Masa pandemi, banyak siswa yang jenuh terhadap model pembelajaran daring. Kegiatan wisata edukasi pun banyak yang tutup, sehingga gawai menjadi pelarian para pelajar untuk mengatasi kejenuhan.

Namun, hal itu tentunya tidak begitu baik apabila siswa terus berlarut dengan gawainya. Mengatasi hasil itu, Wisata Edukasi Komunitas Pangan Sehat (WeKPS) Kabupaten Pati pun membuka diri untuk mengasah keterampilan siswa.

Sekalipun WeKPS masih tutup, tetapi obyek wisata yang ada di Desa Kedungbulus ini tetap beroperasi hanya untuk warga sekitar. Anak-anak yang jenuh usai belajar daring pun, bisa datang ke lokasi untuk belajar berkreasi dari limbah.

“Pada prinsipnya kami masih tutup untuk umum, tapi khusus untuk pelajar di Kedungbulus, kami masih melayani. Usai belajar daring, mereka bisa mengasah kreativitasnya untuk membuat kerajian dari barang bekas,” kata Heri Purwaka, pengelola WeKPS, Senin (16/11/2020).

Antusias pelajar Desa Kedungbulus, Kecamatan Gembong pun cukup banyak yang datang di WeKPS. Tentunya tetap menerapkan protokol kesehatan.

Mereka diajak untuk membuat kerajinan seperti vas bunga dari limbah kertas, celengan dari kaleng dan botol bekas serta berbagai kerajinan yang lain. Tak sedikit dari mereka juga memanfaatkan limbah gulungan karpet.

“Sekalipun mereka tetap belajar secara formal, tetapi kami mengajak mereka untuk belajar kreatif. Apalagi saat ini kan banyak limbah yang bisa dimnafaatkan untuk kerajinan. Ini juga bisa mengasah kreativitas siswa,” terangnya.

Sementara Dewi Sekar Ayu, salah satu siswa yang belajar di WeKPS itu mengaku sangat senang. Sebab, sudah delapan bulan ini dirinya jenuh dengan pembelajaran daring. Bahkan untuk berkumpul dengan teman sejawatnya pun cukup sulit.

“Dengan belajar membuat kerajian di WeKPS ini jadi tidak jenuh, ada banyak pelajaran baru yang saya dapatkan. Pokoknya sangat bermanfaat,” ungkapnya.

Dirinya pun tidak menyangka bisa membuat vas bunga dari limbah karton. Padahal, untuk vas bunga dia selalu membeli dari toko, termasuk celengan.

“Ini bisa membuat celengan sendiri. Nanti bisa dikembnagkan dirumah untuk membuat kerajinan yang lain,” tutupnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...