Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ketua WCC Kudus: Habis Gowes Paling Seneng Mampir Warung

MURIANEWS, KudusMURIANEWS kembali menggelar live talkshow Ubah Laku di Era Baru edisi kelima, Jumat (13/11/2020). Kali ini tema yang diulas bertajuk Gowes Sehat, Aman dari Corona.

Live talkshow itu menghadirkan dua narasumber. Yakni Ketua Women’s Cycling Community (WCC) Kudus Diana Dewi, dan Praktisi Kesehatan dr Wahyu Wijanarko Sp.B.

Acara tersebut kembali dipandu oleh Pemimpin Redaksi MURIANEWS, Deka Hendratmanto.

Diana Dewi mengatakan saat ini bersepeda atau gowes mamang sedang jadi tren di kala pandemi. Selain menyehatkan gowes ini juga bisa menjalin silaturahmi.

“Gowes itu nyenengin. Yang nyenengin lagi, habis gowes menggok (mampir) warung. Tapi tetap patuhi protokol kesehatan,” katanya, Jumat (13/11/2020) malam.

Menurutnya, protokol kesehatan sangat penting dijalankan. Hal ini untuk kepentingan bersama. Apalagi, sebagaimana diketahui virus corona bisa menular dengan mudah.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by MURIANEWS (@murianewscom)

“Saat gowes kita juga pakai masker. Kalau menggok (mampir) warung, cuci tangan, makan dan ngobrol kita copot masker. Setelah itu, kami pakai lagi,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Diana juga menceritakan awal terbentuknya Women’s WCC Kudus, yakni tanggal 14 Februari 2020 atau bertepatan dengan perayaan hari valentine.

“WCC Kudus terbentuk Februari 2020 saat valentine. Awalnya namanya Ceciwi Gowes. Ceciwi itu singkatannya cewek-cewek ceriwis,” ceritanya.

Saat pertama kali terbentuk WCC diisi 15 orang. Sementara, saat ini anggota sudah berjumlah 60 orang. Uniknya selama peningkatan itu pula tidak ada batasan tipe sepeda. Semua tipe sepeda diperbolehkan.

“Jadi semua boleh. Mau seli (sepeda lipat) ataupun montain bike semua diperbolehkan,” terangnya.

Disinggung soal even, WCC Kudus sudah mengikuti satu even sepeda bernama Tour de Borobudur 2020. “Kalau even, kami baru ikut satu even Tour de Borobudur 2020. Even kan banyak dipending karena adanya pandemi Covid-19,” ujar dia.

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...