Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

48 Klaster Masih Aktif di Kota Semarang, DKK: Meningkat Pascalibur Panjang

MURIANEWS, Semarang – Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kota Semarang menyebut masih ada 48 klaster yang masih aktif di Kota Semarang. Dari puluhan tersebut, ada tiga klaster yang paling mendominasi, yakni klaster keluarga, perkantoran, dan pengajian.

”Total klaster yang masih aktif saat ini di Kota Semarang mencapai 48. Dominasi oleh klaster keluarga, perkantoran, dan pengajian,” jelas Kepala DKK Semarang, dr Abdul Hakam seperti dikutip Solopos.com.

Baca: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi Positif Covid-19

Hakam menambahkan berdasarkan data yang ia peroleh terjadi kenaikan kasus positif Covid-19 di Semarang pascalibur panjang. Hingga 10 November, terjadi kenaikan kasus positif mencapai 88 kasus.

”Kenaikan tersebut dipicu dengan adanya klaster baru yakni pengajian dan sejumlah klaster keluarga,” imbuhnya.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by MURIANEWS (@murianewscom)

Dinkes Kota Semarang juga menyebut kegiatan libur panjang disinyalir menjadi media transmisi Covid-19. Kegiatan libur juga berbanding lurus dengan kegiatan budaya yang mengundang kerumunan massa, seperti pernikahan, anjangsana, liburan, dan acara keagamaan.

Dari hasil pengamatan pada situs web siagacorona.semarangkota.go.id, peningkatan jumlah suspect terjadi sejak pekan ke-21, atau sejak Semarang semakin diguyur hujan.

Baca: Bertambah Lagi, Kini Ada 16 Orang Positif Covid-19 dari Klaster Pasar Sidoharjo Wonogiri

Kesembuhan pasien Covid-19 di tempat isolasi Rumah Dinas Wali Kota Semarang juga mengalami pelambatan. Suhu yang relatif lebih dingin disebut-sebut menjadi pemicu virus bertahan lebih lama di dalam tubuh pasien. Kondisi cuaca yang sering berubah secara drastis juga menyebabkan penurunan daya tahan
tubuh, sehingga lebih mudah terinfeksi virus.

Sementara itu, berdasarkan data di situs web siagacorona.semarangkota.go.id per Jumat (13/11/2020), kasus positif Covid-19 di Kota Semarang telah mencapai 11.519. Perinciannya, 629 pasien masih menjalani perawatan, 9.882 orang dinyatakan sembuh, dan 1.008 orang meninggal dunia akibat Covid-19.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...