Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Dinding Tribun Stadion yang Baru Dibangun Roboh Saat Hujan, DPRD Kudus Panggil Dinas dan Pengawas Proyek

MURIANEWS, Kudus – Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus memanggil pengawas pembangunan tribun timur Stadion Wergu Wetan Kudus. Ini dilakukan, menyusul robohnya dinding tribun yang tengah dibangun saat hujan angin melanda Kudus beberapa waktu lalu.

Selain pengawas, Perwakilan Disdpikpora selaku pengguna anggaran juga dipanggil untuk berkoordinasi di ruang komisi, Kamis (12/11/2020) siang.

Robohnya dinding sendiri terjadi pada Selasa, (10/11/2020) sore saat terjadi hujan angin di Kota Kretek. Dinding yang roboh sepanjang 4×6 meter.

Pihak pengawas dan dinas menyebut jika konstruksi dinding yang roboh baru berumur satu hari. Sehingga ketika angin kencang, dinding lantai tiga dengan panjang 24 meter dan tinggi 1,6 meter roboh.

Kepala Bidang Olahraga pada Dinas Pendidikan Kepemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, Minan Muhammad mengatakan, setelah roboh di sore harinya, pihak pengembang langsung memperbaiki dinding yang roboh. Dengan mengganti secara keselurun bata di dinding yang roboh.

“Hanya bagian itu saja yang roboh, arah ambruknya juga mengarah ke tribun, tidak ke belakang,” kata dia.

Minan menyebut, secara keseluruhan, konstruksi bangunan tetap aman dan tak ada perubahan. Walau saat itu, angin memang kencang dan merobohkan banyak pohon.

“Sementara konstruksi tak ada yang berubah, hanya yang belum berumur saja yang roboh, sehingga kami simpulkan memang faktor alam,” jelasanya.

Dalam rapat, Anggota Komisi D DPRD Kudus Sayid Yunanta menduga jika desain konstruksi tribun masih belum terbukti bisa menahan angin kencang. Apalagi, area stadion kerap jadi lokasi perlintasan angin kencang.

“Kami berharap Disdikpora bisa membedah dan memaparkan bagaimana desain dari stadion ini, sehingga tidak terjadi kejadian seperti ini kembali,” kata Sayid.

Pasalnya, kejadian serupa juga sempat terjadi di tahun 2019 lalu. Di mana atap tribun utara melayang diterpa angin kencang. “Dengan adanya kejadian ini, berarti sudah dua kali, kami harap ini tak terjadi lagi,” tegasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...