Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Tambah 32, Pasien Sembuh dari Corona di Kudus Kini Capai 1.804 Orang

MURIANEWS, Kudus – Jumlah pasien sembuh corona di Kabupaten Kudus bertambah 32 pasien pada Selasa (10/11/2020) malam. Sehingga kini, jumlah pasien sembuh di Kudus mencapai 1.804 pasien.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kudus dokter Andini Aridewi mengatakan, sebagian besar pasien yang sembuh adalah pasien isolasi mandiri.

Namun, juga ada pasien yang turut menjalani perawatan di rumah sakit, ditambah menjalani isolasi mandiri selama sepekan lebih. “Mereka telah menyelesaikan perawatannya,” ucap Andini Rabu (11/11/2020) pagi.

Jumlah pasien sembuh pun diperkirakan akan terus mengalami peningkatan. Namun, pihaknya berharap masyarakat tak abai dengan penerapan protokol kesehatan. Agar naiknya angka kesembuhan tak dibarengi dengan angka pasien baru.

“Terus kami imbau untuk tetap patuh pada protokol kesehatan yang berlaku,” kata dia.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh MURIANEWS (@murianewscom)

Andini pun mempertegas jika masyarakat adalah ujung tombak penanganan virus corona ini. Apabila masyarakat tertib akan protokol kesehatan, maka penularan virus corona bisa ditekan seminimal mungkin.

“Yakni dengan 3M, mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak,” tegas Andini.

Pada Selasa malam sendiri, lanjut Andini, ada sebanyak 22 pasien baru lagi yang dinyatakan positif corona.

Persebarannya, merata di hampir semua kecamatan di Kudus. Dengan yang paling banyak dari Kecamatan Mejobo yakni sembilan orang.

“Sementara kecamatan yang kemarin nihil penambahan adalah Kecamatan Kota,” rinci Andini.

Sementara secara keseluruhan, kasus corona di Kudus kini tembus 2.205 orang. Jumlah tersebut terdiri dari, 52 pasien menjalani perawatan dan 106 pasien menjalani isolasi mandiri. Kemudian ada sebanyak 1.804 pasien yang sudah sembuh dari corona.

“Sementara ada 243 pasien yang meninggal dunia, keseluruhannya karena penyakit penyerta,” lanjutnya.

Kemudian ada sebanyak 952 kontak erat masih dipantau, 97 suspek, dan 48 probable. Dari 97 suspek dalam wilayah sebayak 35 dirawat dan 62 isolasi mandiri. Untuk 48 kasus probable dalam wilayah, keseluruhannya meninggal dunia.

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...