Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Cerita Muria Batik Hadapi Pandemi, Dua Bulan Awal Jadi Momen Tersulit

MURIANEWS, KudusMURIANEWS kembali menggelar Talkshow Ubah Laku di Era Baru #4, Selasa (10/11/2020) malam. Tema yang diangkat yakni UMKM Tangguh, Patuh Prokes. Tema tersebut saat ini relevan mengingat masih banyak UMKM yang terdampak pandemi corona.

Hadir dua narasumber pada live talkshow itu. Dua narasumber pendiri Muria Batik Kudus sekaligus penggiat UMKM Batik Yuli Astuti dan Kepala Instalasi Bedah Sentral RSUD Loekmono Hadi Kudus, dr Wahyu Wijanarko. Acara tersebut juga dipandu langsung oleh Pemimpin Redaksi MURIANEWS, Deka Hendratmanto.

Pada kesempatan itu Yuli Astuti menceritakan dampak adanya pandemi bagi UMKM batik yang dikelolanya. Menurut dia dua bulan awal pandemi menjadi momen paling sulit untuk berkembang.

“Kerasa sekali. Satu dua bulan itu sangat sulit. Tapi kami tetap harus berjalan,” katanya, Selasa (10/11/2020).

Menurut dia, langkah terus berjalan dipilihnya lantaran dia tak mau pekerjanya kehilangan mata pencaharian.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by MURIANEWS (@murianewscom) on

“Saya berfikirnya karyawan harus masuk. Karena mereka tumpuannya ke kita. Kalau kami PHK kasihan juga. Alhamdulillah kami tetap jalan bersama,” sambungnya.

Bahkan, di saat diterpa pandemi itu, Yuli masih mencoba mencari peruntungan lain dengan cara membuat masker dari kain sisa untuk membuat batik.

“Kami coba buat masker, alhamdulillah malah banyak yang pesan. Akhirnya kami buat masker, tapi produksi batik tetap kami lanjutkan produksinya,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala Instalasi Bedah Sentral RSUD Loekmono Hadi Kudus, dr Wahyu Wijanarko mengatakan bahwa UMKM merupakan penopang ekonomi.

“UMKM kan sebagi penopang ekonomi. Supaya bisa ideal, ekonomi harus berjalan dan kesehatan menjadi fokus. Jadi harus ada penataan pencegahan penularan covid di sektor UMKM. Supaya tetap optimal dan kesehatan bisa terjamin dengan baik,” jelasnya.

Dia menambahkan harus ada upaya juga strategi untuk mencegah Covid-19.

“Misalnya UMKM kuliner bisa diberi edukasi agar bisa mencegah Covid-19. Misal warung makan pinggir jalan belum sepenuhnya paham agar pakai masker saat mengolah makanan. Hal seperti itu harus diperhatikan,” imbuhnya.

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...