Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pandemi, Guru di Jepara Diminta Tetap Semangat Mengajar

MURIANEWS, Jepara – Dalam kondisi pandemi Covid-19, proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) menjadi terkendala untuk bisa dilaksanakan secara luring. Di Kabupaten Jepara, pelaksanaan kegiatan KBM hingga saat ini masih dilakukan secara daring.

Sehingga dalam pelaksanaannya membutuhkan kiat dan cara tersendiri, sehingga pembelajaran bisa disampaikan ke siswa. Untuk ini, semua guru di Jepara diminta untuk tetap bersemangat didalam menjalankan tugasnya.

Bupati Jepara, Dian Kristiandi mendorong para guru agar tetap memiliki semangat mengajar yang tinggi di tengah pandemi Covid-19. Terutama dalam hal transfer ilmu kepada siswa, meski menggunakan metode baru melalui sistem daring, proses itu tetap harus bisa dilaksanakan.

Pihaknya yakin, saat ini semua guru sudah dibekali dan memiliki trik atau cara agar siswa-siswinya bisa tetap mengikuti KBM dengan baik.

Dian menyampaikan hal ini dihadapan para guru saat hadir dalam acara Konferensi Kabupaten Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jepara di aula Gedung PGRI Jepara. Kamis, (5/11/2020) pagi.

Menurutnya, meski tengah dalam masa pandemi Covid-19 seperti ini, semangat dalam mengajar dari para guru tidak boleh menurun. Para guru harus memiliki dan terus menjunjung tinggi tugas dan tanggung jawab mereka, dalam upaya mencerdaskan bangsa.

“Para guru saya harapkan untuk tetap terus menggelorakan semangat dalam menjalankan tugasnya. Di masa pandemic covid seperti saat ini para guru tidak boleh kehilangan semangat. Sehingga tidak mengurangi kualitas penyelenggaraan pendidikan kita,” katanya, Kamis (5/11/2020).

Dia menyebutkan, masalah pendidikan tak hanya soal mengejar materi pembelajaran saja. Namun dalam proses ini juga harus mengandung upaya peningkatan karakter untuk para siswa, anak-anak generasi bangsa. Apalagi, soal karakter anak atau generasi muda bangsa, di tahun-tahun belakangan ini dinilai menurun.

Generasi muda yang memiliki karakter kuat dan berjiwa kebangsaan perlu dibentuk untuk masa depan bangsa dan negara. Untuk ini, peran dari para guru merupakan salah satu hal yang dibutuhkan. Melalui pendidikan, karakter bangsa ini harus mulai dibentuk dan ditumbuhkan. Sehingga pada saatnya nanti, bangsa dan negara tidak kehilangan jati dirinya.

“Seperti yang sering kita dengar, saat ini soal karakter anak, sering disebut mengalami penurunan. Salah satunya karena banyaknya pengaruh yang mereka terima di lingkungan masing-masing. Hal ini menuntut kita semua untuk bisa memberikan pemahaman kepada anak-anak kita, agar betul-betul memahami masalah karakter ini,” tambahnya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...