Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Bukan Rekayasa, Direktur RS Aisyiyah Kudus Beberkan Tahapan Pasien Dinyatakan Positif Covid

MURIANEWS, Kudus – Masih maraknya kabar jika rumah sakit melakukan rekayasa dengan mengcovidkan pasien, dijawab Direktur RS Aisyiyah Kudus, Hilal Ariadi. Menurut dia, rumah sakit tidak bisa sembarang memvonis pasien positif Covid-19.

Ada rangkaian tahapan diagnosa pasien sebelum menyatakan pasien positif corona. Dia juga meluruskan persoalan pasien yang sengaja dicovidkan.

Hilal mengatakan ada rangkaian diagnosa yang dilewati sebelum menyatakan seorang pasien positif Covid-19. Yakni lewat laboratorium hematologi analisa, pemeriksaan NLR (untuk mengetahui penurunan kadar limfosit dalam darah), rapid dan foto thorax (foto rontgen paru-paru).

“Ada rangkaian diagnosanya. Tidak semua langsung dinyatakan positif Covid-19. Terkadang ada yang rapidnya negatif, tapi tes swabnya positif itu kami masukkan isolasi,” katanya, Kamis (05/11/2020).

Begitu pula pasien yang saat rapid test positif, namun saat swab negatif juga ada yang dilakukan perawatan di ruang isolasi. Itu dilakukan lantaran ada pertimbangan pemeriksaan penunjang yang lain, seperti riwayat penyakit pasien dan riwayat kontak.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh MURIANEWS (@murianewscom) pada

Hilal memaklumi jika masih ada masyarakat yang belum bisa menerima. Oleh sebab itu pihaknya turut mengedukasi garda terdepan RS Aisyiyah, yakni petugas IGD agar turut memberikan edukasi kepada keluarga pasien.

“Kami sampaikan bahwa Covid-19 itu ada. Memang kebanyakan diikuti penyakit penyerta. Tapi ya ada juga yang tidak punya penyakit penyerta, tapi langsung terjangkit Covid-19 ya ada,” ujar dia.

Hilal menyebut, tiap-tiap rumah sakit diyakini sudah menerapkan penegakan diagnosa sebelum menyatakan Covid-19.

“Dari diagnosa itu nanti kami memutuskan pasien tersebut harus masuk ruang isolasi atau IGD atau ruangan biasa. Semuanya sudah ada prosedurnya,” tandasnya.

Hilal berharap masyarakat tetap menjaga diri dengan menerapkan protokol kesehatan. “Tentunya masyarakat bisa menjaga diri dan menerapkan protokol kesehatan. Ketika timbul merasakan gejala dini Covid-19 segera lakukan pemeriksaan,” harapnya.

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...