Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Bawa Kabur Motor Gadis yang Dipacari dari Facebook, Pemuda di Blora Diciduk Polisi

MURIANEWS, Blora – Seorang pemuda berinisial JA (21) warga Kecamatan Tunjungan, Blora, dibekuk tim gabungan Resmob Blora dan Reskrim Polsek Blora. Ia ditangkap lantaran dilaporkan membawa kabur sepeda motor milik perempuan yang dikenalnya melalui Facebook.

JA ditangkap di sebuah rumah kos di Kabupaten Jepara, Rabu (04/11/2020) sore kemarin, setelah sempat buron selama 23 hari.

Polisi bergerak melakukan pencarian dan penangkapan JA, setelah mendapat laporan dari IL, warga Kecamatan Jepon pada Minggu (11/10/2020) lalu. Pelaku dilaporkan membawa kabur motor korban setelah dipacari dan dijanjikan akan dicarikan pekerjaan dan rumah kontrakan.

“Kenal dari FB lalu komunikasi intensif melalui WA, tersangka mendekati dan memacari korban. Bahkan berjanji akan dicarikan pekerjaan,” kata Kapolsek Blora AKP Joko Priyono, Kamis (05/11/2020).

Pelaku juga mengaku pada korba jika bapaknya adalah anggota Polri yang mempunyai rental mobil. Dengan jurus rayuan mautnya, pada Sabtu (10/10/2020) lalu, pelaku dan korban janjian untuk bertemu di kawasan Alun-Alun Blora.

Dalam pertemuan tersebut korban membawa sepeda motor Honda Beat warna putih merah. Saat itu IL percaya lantaran pelaku datang membawa mobil.

“Tersangka menjemput korban di Indomaret alun-alun dengan menggunakan mobil. Kemudian keduanya jalan-jalan ke Supermarket Luwes, dan sepeda motor korban ditinggal di parkiran Indomaret,” ujarnya.

Pelaku kemudian membawa korban menginap di sebuah hotel di Blora, bahkan saat menginap keduanya melakukan hubungan badan selayaknya suami istri.

“Korban sempat menolak, namun korban mau disetubuhi karena dijanjikan akan dinikahi” terangnya.

Setelah berhubungan badan kemudian malam harinya sekira pukul 21.30 WIB pelaku pamitan kepada korban akan mengambil sepeda motor di Indomaret. Korbanpun menyerahkan kunci sepeda motornya.

Keesokan harinya, pelaku datang menemui korban di dalam kamar hotel. Kepada korban pelaku mengaku bahwa sepeda motor tersebut dipinjam oleh temannya, dan saat mengalami kecelakaan sehingga sepeda motornya disita polisi sebagai barang bukti.

Pelaku pun berjanji akan membelikan motor baru. Ia pun meminta BPKB motor korban untuk dijual dan ditukar dengan motor baru.

Namun itu hanya akal bulus. Pelaku tak pernah datang lagi menemui korban, dan HPnya tak bisa dihubungi. Korban pun akhirnya melaporkan penipuan yang dialaminya.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku akan dijerat pasal Pasal 378 dan atau Pasal 372 KUHP dengan ancaman pidana maksimal empat tahun penjara,” pungkasnya.

 

Kontributor: Priyo
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...