Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pertalite di Kudus Sulit Dicari, Efek Libur Panjang

MURIANEWS, Kudus – Warga di Kabupaten Kudus sempat mengeluhkan sulitnya mencari bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite di sejumlah SPBU di Kota Kretek. Libur panjang akhir Oktober lalu disebut-sebut sebagai penyebabnya.

Selama libur panjang, konsumsi pertalite di kabupaten ini mengalami peningkatan. Selain itu, banyak pemilik kendaraan yang mulai beralih dari premium ke pertalite menyebabkan stok pertalite di SPBU terkuras.

Salah seorang yang tengah mencari pertalite yakni Samsul, warga Kudus. Dia mengaku kehabisan saat hendak mengisi pertalite di SPBU di kawasan Desa Tanjungkarang, Kecamatan Jati, Kudus.

“Sulit nyari pertalite. Nggak tahu kenapa. Denger-denger memang lagi pada habis,” katanya ke MURIANEWS, Rabu (04/11/2020).

Terpisah, Kabid Fasilitasi Perdagangan Dinas Perdagangan Kudus Imam Prayitno mengatakan faktor langkanya pertalite lantaran adanya libur panjang.

“Sulit (dicari) karena ada libur panjang yang nyampai lima hari itu. Ya wajar saja,” katanya saat ditemui di kantor Dinas Perdagangan.

Faktor lainnya menurut Imam yakni karena adanya perubahan minat dari pelanggan yang biasanya mengisi premium, dan beralih ke pertalite.

“Di Kudus saat ini kan cuma ada empat SPBU yang masih melayani premium. Kalau kode SPBU nya yang masih melayani premium itu SPBU 02, SPBU 11, SPBU 17, dan SPBU 19,” ujar dia.

Menurut dia, SPBU di empat tempat itu kategorinya kecil karena tiap-tiap SPBU hanya mendapat jatah delapan ton premium dengan masa pengisian sepekan sekali.

“Delapan ton itu paling untuk dua hari habis. Nah itulah yang terjadi ketika premium juga terbatas, masyarakat pindah ke pertalite. Akhirnya, beberapa hari ini pertalite sulit dicari. Ditambah dengan adanya libur panjang ini juga banyak yang nyari pertalite,” imbuhnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...