Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Hasil Swab Pelanggar Protokol Kesehatan di Grobogan Keluar, Tiga Orang Positif

MURIANEWS, Grobogan – Tindakan swab di tempat yang dilakukan terhadap pelanggar protokol kesehatan di Grobogan sudah mulai keluar hasilnya. Meski demikian, hasil swab yang sudah keluar baru sebagian atau belum seluruhnya.

Kepala Satpol PP Grobogan Nur Nawanta mengungkapkan, hasil swab terhadap pelanggar pada pekan kedua bulan Oktober negatif semua.

Sedangkan, hasil swab pelanggar pada pekan ketiga ada tiga pelanggar yang terkonfirmasi positif Covid-19. Sementara untuk hasil swab pelanggar pada pekan terakhir bulan Oktober dan awal November belum keluar.

“Untuk data pelanggar yang positif Covid-19 ini ada di Dinas Kesehatan. Kita hanya mendapat tembusan angkanya saja, berapa yang positif maupun negatif. Untuk yang positif ini sudah dilakukan penanganan lebih lanjut oleh dinas terkait,” jelasnya, Senin (2/11/2020).

Terkait adanya pelanggar yang positif Covid-19 itu, Nawanta meminta masyarakat agar selalu melaksanakan protokol kesehatan saat melaksanakan aktivitas sehari-hari agar terhindar dari penularan Covid-19.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by MURIANEWS (@murianewscom) on

“Selalu memakai masker, jaga jarak, jangan berkerumun, dan cuci tangan pakai sabun,” terangnya.

Mantan Camat Grobogan itu menjelaskan, dalam pelaksanaan operasi yustisi, para pelanggar protokol kesehatan tidak dikenakan sanksi denda seperti daerah lain.

Sesuai aturan yang ada, para pelanggar protokol kesehatan hanya diberikan sanksi sosial. Antara lain, dikasih teguran lisan, menyapu dan membersihkan sampah, membaca protokol kesehatan, hingga menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Namun, dalam pelaksanaan operasi mulai pekan kedua bulan Oktober, ada sanksi baru yang diterapkan. Yakni, pelanggar protokol kesehatan langsung diminta menjalani swab test di tempat.

Dijelaskan, pada operasi gabungan pekan kedua bulan Oktober lalu, ada 54 pelanggar yang menjalani swab test di tempat. Kemudian, pada pekan ketiga ada 61 pelanggar yang menjalani swab test.

Selanjutnya pada operasi pekan keempat bulan Oktober yang bersamaan dengan libur cuti bersama, ada 62 pelanggar yang menjalani swab test di tempat. Sedangkan pada awal November ini sudah ada delapan pelanggar yang diswab di tempat.

“Jadi, totalnya sudah ada 185 pelanggar yang kita swab di tempat. Ini data dari pekan kedua bulan Oktober hingga awal Nopember ini,” katanya.

Ia menambahkan, pelaksanaan swab test dilakukan oleh petugas khusus dari Dinas Kesehatan Grobogan yang dilibatkan secara langsung dalam operasi yustisi.

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...