Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pasar Jadug Gulang Kudus, Upaya Bangkitkan Ekonomi di Tengah Pandemi

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Desa Gulang, Kecamatan Mejobo, Kudus berupaya menggeliatkan kembali perekonomian masyarakatnya melalui program Pasar Jadug. Program ini diresmikan pada Minggu (1/10/2020) pagi.

Peresmian tersebut juga dihadiri istri Plt Bupati Kudus Mawar Hatopo,  Camat Mejobo Mohamad Fitriyanto dan ditandai dengan pelepasan burung dara.

Dari pantauan MURIANEWS, terlihat sejumlah pedagang asal desa tersebut menggelar dagangannya di tepi jalan. Mulai dari makanan, minuman, busana, hingga berbagai aksesoris lain pun ada di pasar tersebut.

Kepala Desa Gulang Aris Subkhan mengatakan, Pasar Jadug ini diambilkan dari nama petilasan tokoh Desa Gulang yang bernama Joko Bedug. Sekaligus cara untuk mengenalkan para generasi muda terhadap tokoh Desa Gulang itu.

Transaksi jual beli di Pasar Jadug dengan protokol kesehatan ketat (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

“Dalam situasi pandemi ini memang kami sepakat untuk menggeliatkan kembali UMKM. Sebelumnya kami sudah meminta izin kepada juru kunci petilasan Mbah Joko Bedug. Malah berterima kasih nama Joko Bedug dibangkitkan kembali supaya anak, cucu, dan generasi muda itu tahu,” ungkapnya.

Operasi Pasar Jadug sendiri, lanjut Aris, masih akan mendiskusikan terlebih dahulu. Apakah nantinya dibuka dua pekan sekali atau setiap pekan. Selain itu pihaknya juga meluncurkan program Kampung Iklim.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by MURIANEWS (@murianewscom) on

“Kalau melihat antusiasme masyarakat kali ini memang sangat tinggi. Kampung iklim itu mengajak masyarakat di tengah pandemi ini bisa memanfaatkan tanaman di lingkungan sekitar. Jadi masyarakat itu kami ajak menanam sayur, buah, hingga empon-empon di pekarangan rumah,” jelasnya.

Pihaknya juga memanfaatkan pasar tersebut sebagai contoh kepada masyarakat untuk bisa tetap mengedepankan protokol kesehatan ataupun 3M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak.

“Karena di Pasar Jadug itu, semua protokol kesehatan diterapkan secara ketat. Jarak pedagang satu dan yang lainya pun ditata agar tak menimbulkan kerumunan. Pengecekan suhu, penyediaan tempat cuci tangan hingga bermasker itu tetap hal wajib,” tandasnya.

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...