Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

David Yusuf, Kabid Muda di BPKAD Jepara Diketahui Sering Bolak Balik Jepara-Yogya

MURIANEWS, Jepara – Meninggalnya David Yusuf, Kabid Asset dan Akutansi di BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah) Jepara, meninggalkan kesedihan. Tidak hanya bagi pihak keluarga, namun juga rekan sejawatnya di lingkungan kerja.

Ahmad Suyanto, salah satu staff pegawai BPKAD Jepara juga mengaku sangat kehilangan. Almarhum David Yusuf menurutnya merupakan pribadi yang baik.

Meski sudah menduduki posisi jabatan Kabid, almarhum dikenal tetap dekat dengan para stafnya. Sejauh yang diketahuinya, almarhum juga dikenal sebagai seorang suami yang sayang keluarga.

Baca: Kecelakaan Saat Gowes di Yogyakarta, Kabid Asset BPKAD Jepara Meninggal

Almarhum David Yusuf menurut Ahmad Suyanto memiliki istri asal Yogyakarta. Selama ini mereka memang terpisah karena istrinya bekerja di Yogyakarta. Selain itu anaknya yang masih SMP juga bersekolah di Yogyakarta.

Karena itu, selama ini almarhum diketahui biasa bolak-balik dari Jepara ke Yogyakarta. Sebagai orang yang mengenal dekat almarhum, Ahmad Suyanto mengaku sangat sedih dan kehilangan.

“Mas David itu istrinya kerja di Jogyakarta. Anaknya juga disana, sekolah di Jogyakarta. Jadi setiap Jumat setelah jam kantor biasanya beliau langsung ke Jogyakarta. Ini cukup lama dijalani beliau. Mendengar kabar duka ini, saya sangat kaget. Sedih rasanya, karena saya cukup dekat dengan beliau,” ujar Ahmad Suyanto, Sabtu (31/10/2020) malam.

Hal senada juga diungkapkan Kepala BPKAD Jepara, Lukito Sudi Asmara. Ia bahkan menyebut almarhum merupakan salah satu pegawai terbaik. Pribadinya dan kemampuannya dalam menjalankan tugas merupakan salah satu andalan di BPKAD Jepara.

“Meninggalnya David Yusuf merupakan sebuah kehilangan besar yang dirasakan bagi BPKAD Jepara,” kayanya

Selama ini, tambah Lukito, tugas-tugas yang dibebankan kepadanya sebagai ASN selalu diselesaikan dengan baik dan tuntas. Bahkan tugas-tugas itu selalu bisa diselesaikan dengan tepat waktu.

“Beliau ini termasuk salah satu yang terbaik yang kami miliki. Secara pribadi bahkan saya sering bertukar pikiran. Beliau adalah teman diskusi terbaik saya. Jelas kejadian ini menjadikan kami merasa sangat kehilangan,” ujar Lukito Sudi Asmara.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...