Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Rusak Parah, Saat Hujan Jalan Cabak-Bleboh Blora Seperti Kubangan

MURIANEWS, Blora – Kondisi jalan dari Pertigaan Cabak, menuju tiga desa di tengah hutan di Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, rusak parah. Tiga desa itu yakni Desa Nglebur, Janjang, Bleboh.

Jalan kabupaten yang panjangnya sekitar 14 kilometer itu banyak yang bolong, setiap musim hujan seperti ini muncul genangan air seperti kubangan, yang mengakibatkan jalan menjadi licin.

Warga sekitar, Syaifullah menyebut, saat habis hujan harus ekstra hati-hati saat melintas di jalan tersebut. Pasalnya, lubang-lubang jalan yang dalam tertutup genangan air, sehingga sering tidak kelihatan.

“Sebagian sudah diaspal dan dibeton,tapi masih banyak jalan yang rusak,” katanya, Sabtu (31/10/2020).

Dari Pertigaan Cabak menuju Desa Bleboh, jalan yang telah dibangun sebagian berada di wilayah permukiman. Yakni di Desa Bleboh dan Nglebur. Sementara untuk akses jalan di tengah hutan, sebagian besar masih rusak.

Selain jalan yang rusak, terdapat juga ruas jalan yang longsor. Lokasinya berada di tengah hutan, dari Pos Cabak sebelum masuk Desa Nglebur.

Jalan rusak di sejumlah titik jalur Cabak-Bleboh Blora. (MURIANEWS/Priyo)

Panjang bahu jalan yang longsor sekitar 15 meter. Jalan ini menjadi akses bagi warga Nglebur maupun Bleboh untuk  menuju Blora atau Cepu.

“Semoga dari pemerintah segera ada pembangunan, karena jalan ini juga sebagai jalan alternatif menuju Kabupaten Bojonegoro,” harapnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blora Samgautama Karnajaya mengatakan, terkait jalan longsor tahun ini akan segera diperbaiki. Sebab, sudah ada anggaran untuk hal tersebut.

“Longsor itu sebenarnya sudah sejak April. Tahun ini ditangani. Anggarannya sekitar Rp 1,5 miliar,” kata Samgautama.

Kemudian, terkait rencana perbaikan ruas jalan Cabak-Bleboh akan dilakukan tahun berikutnya. “Ruas jalan Cabak-Bleboh nanti di 2021, ini masih belum penetapan (anggaran),” kata Samgautama.

Pihaknya mengkonfirmasi , rencananya anggaran yang disiapkan mencapai Rp 5 miliar. Anggaran sebanyak itu kira-kira hanya cukup untuk membangun jalan sepanjang satu kilometer.

“Rp 5 miliar itu satu kilometer. Misal perbaikannya dibuat per 200-an meter pilih yang paling parah. Kalau di hutan itu kan tanahnya jelek sekali,” ucapnya.

Terkait rencana pembangunan ini, katanya, dia masih menunggu penetapan angka pasti nilai anggarannya. Kemudian, apakah dibeton atau aspal, pihaknya baru bisa menjawab setelah melakukan survei lapangan. Pasalnya, ruas jalan di hutan memiliki struktur tanah yang tidak stabil. Jika diaspal akan lebih cepat rusak.

“Untuk aspal mungkin nanti bisa dilakukan di kawasan permukiman warga di Nglebur. Kalau Bleboh sudah dibangun aspal,” terangnya.

Sekadar diketahui ruas Cabak-Bleboh terakhir dilakukan perbaikan sekitar tahun 2016. Jalan Cabak-Bleboh merupakan jalan yang menghubungkan antara Kabupaten Blora dan Kecamatan Kedewan, Bojonegoro. Sering kali masyarakat dua kabupaten ini melintasi jalan tersebut untuk akses perekonomian.

 

 

Kontributor: Priyo
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...