Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Empat Orang Sekeluarga di Grobogan Terkonfirmasi Positif Corona

MURIANEWS, Grobogan – Sempat landai beberapa hari, kasus baru positif virus corona atau Covid-19 di Grobogan kembali mengalami kenaikan, Jumat (30/10/2020). Perkembangan hari ini, ada 12 orang yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih mengungkapkan, dari 12 kasus baru ini, empat orang di antaranya merupakan satu keluarga yang berasal dari Kecamatan Purwodadi. Yakni, pria usia 33 tahun, anak usia empat tahun serta perempuan usia 33 dan 63 tahun.

“Mereka ini merupakan satu keluarga. Semuanya dirawat di rumah sakit, tidak ada yang isolasi mandiri,” katanya.

Kasus baru berikutnya adalah pria usia 23 tahun dari Kecamatan Ngaringan, perempuan usia 31 tahun dari Kecamatan Purwodadi, perempuan usia 38 tahun dari Kecamatan Gubug, pria usia 62 tahun dari perempuan usia 60 tahun dari Kecamatan gabus.

Kemudian, pria usia 72 tahun dari Kecamatan Grobogan, pria usia 24 tahun dari Kecamatan Penawangan, dan pria usia 66 tahun dari Kecamatan Brati.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by MURIANEWS (@murianewscom) on

Dari 12 kasus baru ini, dua orang di antaranya sudah meninggal beberapa hari lalu di rumah sakit. Yakni, pria usia 62 tahun dari Kecamatan Gabus dan pria usia 66 tahun dari Kecamatan Brati. Sebelum meninggal, yang bersangkutan sempat menjalani swab test dan hasilnya baru diketahui pada hari ini.

“Perkembangan hari ini, ada dua orang yang dinyatakan sembuh dari Covid-19. Yakni, perempuan usia 23 dan 60 tahun dari Kecamatan Godong,” jelasnya.

Dengan perkembangan ini, maka total kasus positif corona di Grobogan bertambah jadi 610 orang. Rinciannya, jumlah pasien sembuh bertambah jadi 454 orang, dan pasien meninggal 87 orang. Sementara jumlah pasien yang masih dirawat maupun menjalani isolasi mandiri ada 69 orang.

Khusus pada bulan Oktober ini, totalnya sudah ada penambahan 166 kasus baru. Di antara kasus baru yang muncul pada bulan Oktober ini merupakan klaster keluarga. Seperti di Kecamatan Wirosari, Purwodadi dan Kecamatan Godong.

“Hal ini tentunya perlu diwaspadai karena penyebaran kasus Covid-19 ini sudah ada di klaster keluarga. Di mana, ketika ada salah satu yang terinfeksi virus maka bisa menularkan pada anggota keluarga yang lain,” kata Endang.

Terkait kondisi itu, Endang kembali mengingatkan pada masyarakat bahwa pandemi belum berakhir. Untuk itu, ia meminta masyarakat agar selalu melaksanakan protokol kesehatan saat melaksanakan aktivitas sehari-hari agar terhindar dari penularan Covid-19.

“Gunakan masker, jaga jarak, jangan berkerumun, dan cuci tangan pakai sabun untuk mencegah penularan Covid-19,” tegasnya.

Untuk mencegah klaster keluarga ini, pihaknya mengajak seluruh masyarakat mematuhi protokol kesehatan dengan memperhatikan ventilasi, durasi, dan jarak.

Saat di rumah buka jendala dan pintu agar udara segar bisa bersirkulasi, sediakan kamar tersendiri untuk keluarga yang kerap bekerja keluar rumah dan terpisah dengan yang rentan (lansia dan balita).

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...