Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Banyak Warga Abai Gunakan Masker, Bupati Jepara Sentil Satgas Jogo Tonggo Lebih Proaktif

MURIANEWS, Jepara – Bupati Jepara Dian Kristiandi kembali mengingatkan untuk mematuhi protokol kesehatan saat melakukan monitoring kegiatan Satgas Jogo Tonggo, di Desa Sekuro, Mlonggo, Jepara.

Hal itu dilakukan, karena ia merasa tidak puas saat melihat masih banyak masyarakat yang abai dan tidak memakai masker saat keluar rumah.

Ia pun meminta, seluruh Satgas Jogo Tonggo yang sudah dibentuk di masing-masing RW setiap desa lebih pro aktif dalam melakukan perannya.

Satgas Jogo Tonggo juga diharapkan memberian edukasi terhadap warganya masing-masing. Sehingga budaya menerapkan protokol kesehatan bisa ditumbuhkan di masyarakat.

“Dari yang kita amati di jalan raya, warga yang melintas 50 persen masih tidak memakai masker saat keluar rumah. Saya kira inilah tugas Jogo Tonggo sebenarnya untuk megingatkan kembali kepada wargaya,” katanya.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by MURIANEWS (@murianewscom) on

“Sekali lagi saya ingatkan, pandemi Covid-19 di Kabupaten Jepara ini belum selesai, mari bersama-sama bisa menahan diri dan selalu menerapkan protokol kesehatan,” tegas Dian Kristiandi, Rabu (28/10/2020).

Monitoring Posko Jogo Tonggo ini, dilakukan untuk memastikan apakah keberadaannya masih berfungsi atau tidak. Selain itu, juga untuk memastikan warga sudah bisa menyadari dan menerapkan protokol kesehatan sebagai bagian dari kehidupannya.

Jika memang masih belum sesuai dengan yang diharapkan, maka kinerja dari Satgas Jogo Tonggo akan diminta diperbaikan kinerjannya.

Selain melakukan dukungan atas langkah-langkah penanganan kasus-kasus positif covid yang muncul, Satgas Jogo Tonggo akan didorong untuk lebih berperan di dalam memberikan edukasi pada masyarakat. Mereka harus bisa aktif untuk saling mengingatkan terkait dengan penerapan protokol kesehatan.

Warga harus diberikan pemahaman mengenai penerapan protokol kesehatan. Jika memang perlu juga bisa ikut membantu memfasilitasi hal-hal yang berkenaan dengan upaya penerapan protokol kesehatan.

“Termasuk dalam hal ini harus bisa memberikan suport dan hiburan, bagi mereka yang secara psikis atau bahkan shock karena terdampak Covid-19. Jogo Tonggo harus bisa juga melakukan tugas seperti itu. Jogo Toggo berperan memberikan edukasi juga kepada mereka yang sampai saat ini masih abai dalam menerapkan protokol kesehatan,” tegasnya.

Sementara itu, Petinggi Desa Sekuro Ali Shohib mengatakan, saat ini di Desa Sekuro tinggal satu orang yang diketahui positif Covid-19. Sejauh ini juga sudah dilakukan penangan secara maksimal. Di luar itu, berbagai upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 juga sudah dilaksanakan di desanya. Termasuk mengalokasikan anggaran desa untuk Jaring Pengaman Sosial (JPS).

“Sesuai Peraturan Menteri Desa (Permendes), 30 persen anggaran infrastruktur sudah kami alokasikan untuk JPS,” kata Ali Shohib.

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...