Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Curi HP dan Laptop di Burikan, Sincan Ditangkap Polisi Kudus

MURIANEWS, Kudus –Polres Kudus berhasil meringkus pelaku pencurian di sebuah rumah di Desa Burikan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus. Dalam peristiwa yang terjadi Kamis (10/9/2020) lalu itu, pemilik rumah Daniel Mahrub (23) kehilangan laptop dan satu unit HP.

Pelaku diketahui bernama Muhammad Junanto (22) alias Sincan. Ia tercatat sebagai warga Desa Babalan Kidul, Kecamatan Undaan, Kudus. Saat beraksi, pelaku memanfaatkan kondisi di mana korban sedang tak berada di rumah.

Kasat Reskrim Polres Kudus AKP Agustinus David mengatakan, pelaku melancarkan aksinya sekitar pukul 18.10 WIB. Saat itu, korban sedang salat maghrib di musala.

“Saat itu korban sedang ke musala yang tak jauh dari rumah. Rumah saat itu keadaan kosong, dan tertutup, namun tidak terkunci,” katanya, Rabu (28/10/2020).

Setelah selesai salat magrib, korban mendapati barang yang ada di dalam rumahnya sudah hilang. Barang yang dimaksud yakni satu unit Lenovo Ideapad dan satu unit HP Oppo. “Kerugian korban ditaksir mencapai sekitar Rp 8 juta,” ucapnya.

Aksi tersebut kemudian dilaporkan ke polisi. Dari hasil penyelidikan tempat kejadian perkara (TKP), data dari sejumlah CCTV polisi melakukan penyelidikan.

Saat itu, ada seseorang yang tengah berusaha menjual laptop dan HP mirip dengan milik korban. Dari sini polisi mulai mengendus keberadaan pelaku.

“Setelah itu pelaku diajak ketemuan untuk melakukan transaksi barang lain. Sebab pelaku diketahui juga menjual sebuah barang lain,” terangnya.

Kemudian, anggota Sat Reskrim Polres Kudus berhasil meringkus pelaku di kos-kosan di Desa Rendeng, Kecamatan Kota, Kudus pada Jumat (23/10/2020). Pelaku terancam dengan pasal 363 KUHP

“Dari hasil penggeledahan anggota berhasil mengamankan satu unit laptop Lenovo hasil dari kejahatan,” tandasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...