Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Peserta Lelang Jabatan Tinggi Pemkab Jepara Segera Dites Uji Gagasan dan Wawancara

MURIANEWS, Jepara– Proses lelang seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di Pemkab Jepara, masih terus berlangsung. Setelah 18 orang pendaftar menjalani test assessment oleh tim dariUniversitas Diponegoro (Undip) Semarang, selanjutnya akan menjalani tes uji gagasan dan wawancara.

Tahapan ini merupakan tahapan terakhir dari proses seleksi terbuka JPTP yang akan dijadikan sebagai salah satu penilaian.

Ketua Panitia Seleksi (Pansel) JPTP Pemkab Jepara Sholih menyatakan, tahapan terakhir berupa uji gagasan dan wawancara akan dilaksanakan oleh Tim Pansel sendiri. Pelaksanaannya direncanakan akan dilakukan pada 2 Nopember 2020 mendatang.

Para peserta seleksi akan diminta mempresentasikan gagasan-gagasan mereka dan sekaligus menjalani wawancara.

“Jadi proses selanjutnya memang uji gagasan dan wawancara. Nanti akan dilaksanakan oleh Tim Pansel sendiri. Rencanannya tahapan itu akan dilaksanakan pada 2 Nopember nanti. Setelah itu akan dihitung penilaiannya secara komulatif,” ujar Sholih, Rabu (28/10/2020).

Tim Pansel JPTP sendiri sampai saat ini masih menunggu hasil test assessment yang dilakukan oleh Tim Undip Semarang. Sejauh ini mereka masih melakukan perumusan penilaian atas test yang sudah dilakukan terhadap 18 orang pendaftar tersebut.

Jika berjalan sesuai dengan yang diharapkan, maka pada 9 Nopember diperkirakan hasil secara keseluruhan atas proses seleksi ini akan selesai.

Hasil dari seleksi ini sebelumnya akan dilaporkan ke Kementrian Aparatur Sipil Negara (KASN), sebelum kemudian akan dipilih salah satunya oleh Bupati Jepara.

Dari lima formasi jabatan yang dibuka seleksi, Tim Pansel akan menetapkan tiga orang calon untuk masing-masing formasi jabatan. Penetapannya tentu saja didasarkan dari hasil penilaian-penilaian yang dilaksanakan.

“Jadi nanti berdasarkan hasil test yang sudah dilaksanakan, nanti akan ditetapkan tiga calon untuk masing-masing jabatan yang dibuka seleksinya. Nama-namanya kemudian kami serahkan ke KASN untuk mendapatkan persetejuan. Setelah ada persetujuan, baru akan dipilih satu-satu untuk mengisi jabatan yang ada oleh Bupati Jepara,” jelas Sholih.

Dengan demikian, dari 18 nama pendaftar, nantinya hanya akan ada 15 orang yang nama-namanya dimintakan rekomendasi ke KASN. Setelah ada rekomendasi dari KASN, maka kemudian dari tiga nama yang ada di masing-masing formasi jabatan, akan dipilih satu oleh Bupato Jepara.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...