Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Komunitas Kresek Kudus, Sampah Diubah Jadi Beasiswa Sekolah

MURIANEWS, Kudus – Komunitas Kresek memiliki kisah inspiratif soal kepedulian di bidang lingkungan. Hal ini bisa dijadikan contoh oleh para pemuda di Kota Kretek. Terlebih hari ini bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda.

Ditemui di salah satu food court di daerah Megawon, Kecamatan Jati, Kudus, Rabu (28/10/2020), Ketua Komunitas Kresek Faesal Adam membeberkan misi konunitasnya tersebut.

Komunitas ini bergerak di bidang kepedulian terhadap lingkungan. Konsepnya seperti bank sampah.

Barang bekas yang dapat diserahkan ke Komunitas Kresek beragam. Mulai dari minyak jelantah, kardus, kertas, plastik, besi, dan lain-lainnya. Namun, konsep Komunitas Kresek sedikit berbeda dengan bank sampah.

Jika bank sampah mengembalikan uang kepada nasabah yang mengirim sampah, Komunitas Kresek justru memberikan hasil penjualan sampah yang didapat dari masyarakat untuk diberikan kepada siswa SMA dalam bentuk beasiswa.

Komunitas Kresek melakukan kegiatan peduli lingkungan belum lama ini. (MURIANEWS/Istimewa)

Beasiswa yang dimaksud itu tidak hanya berupa cash money. Melainkan juga pelatihan soft skill seperti public speaking, informasi bagi yang ingin kuliah, dan pelatihan lingkungan yang outputnya penerima beasiswa menjadi agen lingkungan.

“Jadi kami berikan beasiswa dan pelatihan soft skill kepada anak-anak SMA yang kami rasa tepat untuk menjadi agen yang peduli terhadap lingkungan. Jadi beasiswa itu bukan untuk yang kurang mampu atau yang pintar. Intinya yang mau menjadi agen peduli lingkungan,” katanya, Rabu (28/10/2020).

Untuk nominal beasiswa yang diberikan yakni senilai Rp 2 juta. Rinciannya Rp 1,2 juta dalam bentuk uang tunai, sedangkan Rp 800 ribu dalam bentuk pelatihan soft skill.

Tahun 2020 ini, Komunitas Kresek sudah memberikan beasiswa kepada 15 siswa SMA. Terdiri dari 5 anak mendapatkan beasiswa uang tunai dan pelatihan soft skill. Sedangkan 10 anak mendapatkan pelatihan saja.

Faesal Adam menjelaskan, ke depannya pihaknya akan terus menjalankan misinya bersama rekan-rekan Komunitas Kresek.

“Ke depannya akan terus berusaha setidaknya untuk sedikit menghijaukan Kudus dan mengurangi sampah yang ada,” harapnya.

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...