Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pondok Pesantren Jadi Percontohan Normal Baru

MURIANEWS, KudusMURIANEWS kembali menggelar Live Talkshow Ubah Perilaku di Era Baru edisi kedua dengan tema Santri Sehat Indonesia Kuat, Selasa (27/10/2020) pukul 19.30 WIB.

Talkshow yang dipandu Pemimpin Redaksi MURIANEWS Deka Hendratmanto itu menghadirkan dua narasumber. Yakni dr Wahyu Wijanarko, Sp.B yang merupakan Kepala Instalasi Bedah Sentral RSUD Loekmono Hadi Kudus dan Pengasuh Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Menawan Kudus, Dr KH Ahmad Faiz Lc MA.

Talkshow yang digelar selama satu jam itu membahas soal Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an yang menjadi percontohan untuk sekolah yang akan mengadakan proses pembelajaran tatap muka.

Pimpinan Pengasuh Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Menawan Kudus, Dr KH Ahmad Faiz Lc MA mengatakan, situasi pondok pesantren harus sehat. Baik itu saat pandemi ataupun tidak.

“Kondisi di pondok itu harus sehat. Karena kita harus menjaga kesehatan baik imun maupun iman,” katanya saat sesi talkshow pada Selasa malam (27/10/2020).

 

View this post on Instagram

 

A post shared by MURIANEWS (@murianewscom) on

Percontohan protokol kesehatan secara ketat juga diterapkan di area pondok. Yakni santri melakukan isolasi mandiri selama 14 hari sebelum kembali ke pondok usai kembali dari kediaman masing-masing sejak April lalu.

“Kami minta santri untuk membawa masker sebanyak 20 masker yang bisa dicuci. Sehingga nantinya bisa dipakai secara berganti-ganti,” terang dia.

Selain itu, semua santri pondok pesantren Yanbu’ul Qur’an yang berada di sembilan titik pondok untuk melakukan rapid test di Al-Fatah terlebih dahulu sebelum kembali ke pondok pesantren.

“Jadi kami juga minta santri agar melakukan rapid test terlebih dahulu. Setelah non reaktif baru kami dipersilahkan kembali ke pondok,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Instalasi Bedah Sentral RSUD Loekmono Hadi Kudus dr Wahyu Widjanarko Sp.B menyampaikan momen pandemi bisa dijadikan sebagai momen untuk tetap bersinergi di hari santri.

“Pandemi ini bisa jadi cara untuk mengoptimalkan peranan santri. Karena santri merupakan aset suatu negara,” ujar dia.

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...