Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Bunga Bangkai Bermunculan di Jepara, dari Pekarangan Rumah Hingga Pesisir Pantai

MURIANEWS, Jepara – Memasuki musim hujan tahun ini, di beberapa tempat Jepara muncul beberapa bunga bangkai. Bunga dengan ciri khas menebarkan bau busuk ini, memang merupakan salah satu flora khas di Indonesia yang beriklim tropis.

Kemunculannya yang tidak pasti, membuat keberadaan bunga bangkai yang semarga dengan Raflesia Arnoldi menjadi daya tarik. Apalagi kemunculan bunga bangkai tersebut di-posting di media sosial.

Sekitar dua pekan lalu, Abdul Majid, warga di Desa Kalipucang Wetan, Kecamatan Welahan, menemukan bunga bangkai merekah di kebunnya. Baunya yang menyengat, nyatanya tidak mengurangi minat banyak orang untuk datang dan sekedar melihat atau mengambil gambarnya.

“Sudah banyak orang yang datang untuk melihat. Bunga ini, oleh masyarakat setempat lebih dikenal dengan sebutan Suweg. Karena memang tidak sering muncul, maka bunga ini memang langsung mematik rasa ingin tahu banyak orang,” katanya.

“Apalagi saat ini ada media sosial. Jadi setelah kabar ini muncul di media sosial, yang datang melihat banyak juga. Meski baunya busuk, nyatanya banyak yang ingin melihat langsung,” tambah Abdul Majid, Senin (26/10/2020).

Meski tidak sebesar Raflesia Arnoldi yang terkenal dari Kebun Raya Bogor, bunga bangkai berukuran sedang ini memang menarik berhatian. Dengan warna coklat atau maroon dan bentuknya yang bergelung-gelung, tanaman ini memang dikenal memakan serangga.

Bau busuknya, menarik serangga untuk datang ke kantung bunganya. Kemudian serangga yang terjebak, akan menjadi sumber makanan bagi tanaman ini.

Selain di Welahan, bunga yang sama juga diketahui muncul di Desa Dongos, Kedung, Jepara. Sama seperti yang terjadi di Welahan, bunga ini juga mendadak viral di media sosial masyarakat Jepara.

Banyak warga yang datang ke lokasi untuk menikmati langsung ‘kebusukan’ bunga ini. Selain itu, mereka juga melakukan swafoto, untuk dijadikan history di medsos masing-masing.

Terakhir, bunga Suweg ini juga memunculkan ketertarikan warga, saat diketahui tumbuh di Desa Teluk Awur, Jepara.  Beberapa bunga bangkai diketahui tumbuh di pesisir pantai di Desa Teluk Awur.

Oleh beberapa warga, awalnya ada bau busuk menyengat yang tercium. Lalu saat dicari sumber baunya, akhirnya dipastikan memang bersumber pada bunga-bunga tersebut.

Shani, salah seorang warga Langon mengaku sudah melihat bunga-bunga tersebut. Menurutnya bunga bangkai tersebut mungkin memang masih semarga dengan Raflesia Arnoldi. Namun bentuk dan ukurannya agak berbeda, meski sama-sama mengeluarkan bau tak sedap.

Untuk bunga Raflesia Arnoldi, ukurannya bisa dikatakan sangat besar, mencapai lebih dari 1 meter. Sehingga kadang disebut sebagai bunga bangkai raksasa. Tapi untuk yang muncul di Jepara ini ukurannya tidak lebih dari satu meter.

“Kayaknya kok bukan kalau itu adalah Raflesia Arnoldi. Orang-orang biasanya menyebutnya Suweg. Mungkin semarga ya dengan Raflesia Arnoldi. Soalnya juga menebarkan bau tak sedap, seperti telur busuk,” tandasnya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...