Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Belajar Daring, BPTIK Luncurkan Aplikasi Kelas Jateng dan Jateng Pintar

MURIANEWS, Semarang – Bagi insan pendidikan yang ingin melakukan pertemuan virtual, kini ada alternatif baru yang dikembangkan oleh BPTIK DIKBUD Provinsi Jawa Tengah. Sebuah aplikasi yang berbasis manajemen pembelajaran yaitu Kelas Jateng.

Aplikasi tersebut dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar secara daring oleh guru dan siswa. Selain itu, BPTIK DIKBUD juga menyediakan portal pendidikan yang berisi materi pembelajaran, yang disediakan di Jateng Pintar.

Kepala BPTIK Disdikbud Jateng, Bagus Surjanto mengatakan Kelas Jateng merupakan learning management system atau biasa disebut kelas digital untuk pembelajaran jarak jauh.

Kelas Jateng ditujukan untuk memfasilitasi guru dan siswa dalam aktifitas belajar daring, akan tetapi aplikasi tersebut juga bisa untuk masyarakat umum yang membutuhkan kelas digital gratis dan berkualitas.

“Aplikasi ini kami buat agar memudahkan guru dan siswa menjalankan proses kegiatan belajar mengajar di semua tingkatan kelas,’’ katanya dalam siaran pers, Minggu (25/10/2020).

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada 13 Oktober telah me-launching program sekolah tanpa sekat berupa sekolah virtual dan portal Kelas Jateng menjadi aplikasi yang direkomendasikan untuk mendukung program tersebut.

Petugas menunjukkan aplikasi yang disiapkan selama pembelajaran daring. (MURIANEWS/Istimewa)

Karena berkat sekolah tanpa sekat, Provinsi Jawa Tengah dinobatkan menjadi Provinsi Terbaik Se Indonesia Tahun 2020 dalam hal perencanaan pembangunan nasional berkat inovasi dan capaian yang dihasilkan.

Bagus menjelaskan, guru dan siswa mesti mendaftar terlebih dahulu. Caranya pun mudah, cukup masuk laman kelas.jatengprov.go.id atau ketikkan saja Kelas Jateng pada pencarian di browser, klik daftar, masukkan alamat email, tulis username, buat password, terakhir pilih sebagai guru atau sebagai murid.

Setelah memiliki akun, barulah guru bisa membuat kelas, kemudian siswa bisa login lalu masuk kelas dengan dua cara, cara pertama melaui menu pencarian kelas lalu klik gabung kelas.

Cara kedua yaitu diundang oleh guru untuk masuk kelas, guru memasukkan nama-nama siswa di menu undang siswa, kemudian di akun siswa akan muncul notifikasi untuk gabung kelas.

“Prosesnya hanya butuh 1-3 menit selesai. Simpel, guru dan siswa bisa langsung punya kelas,” ujarnya.

Bagus menegaskan, begitu masuk maka guru bisa melakukan kegiatan mengajar. Guru dapat membagikan materi pelajaran atau berinteraksi dengan siswa melalui chat. Jika ingin melakukan tatap maya atau video konferensi dengan siswa-siswanya, maka guru dan siswa tinggal klik menu masuk pembelajaran video.

“Mereka bisa langsung bercakap-cakap sebagaimana video online. Interaksi dari kedua belah pihak. Aplikasi ini memungkinkan terjadi blended learning, antara pembelajaran tidak langsung dan pembelajaran langsung (video konferensi),” tuturnya.

“Aplikasi ini juga diperuntukkan sebagai sarana pembelajaran daring. Jadi gratis semuanya,” tutur Bagus.

Sementara itu untuk materi pembelajaran, BPTIK Disdikbud Jateng juga menyediakan ratusan materi di aplikasi Jateng Pintar. Cara mengaksesnya, tinggal klik laman pintar.jatengprov.go.id dan langsung bisa memilih materi mana yang akan dibuka.

Namun, untuk men-download materi di Jateng Pintar, harus lebih dulu mendaftar. Harapannya, setiap guru selain men-download materi juga mengunggah materi pembelajaran yang dimiliki.

“Kami menyadari aplikasi ini belum sempurna. Tapi dengan semangat bersama membangun pendidikan di Jawa Tengah, mari kita warga Jawa Tengah manfaatkan aplikasi milik putra daerah sendiri dan kekurangannya akan kami sempurnakan secara bertahap agar kedepannya lebih baik dan sesuai kebutuhan masyarakat,” harap Bagus.

 

Reporter: Supriyadi
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...