Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Diduga Ada Pungli Seragam Sekolah, LSM GJL Pati Geruduk Disdikbud

MURIANEWS, Pati – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Jalan Lurus (GJL) Pati menggeruduk kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati, Kamis (22/10/2020). Mereka melakukan audiensi lantaran disinyalir ada dugaan pungutan liar (pungli) pengadaan seragam sekolah oleh pihak dinas.

Ketua GJL Pati Sumadi mengatakan, dugaan pungutan liar dilakukan dengan dalih pembelian seragam sekolah. Dari data yang diperolehnya, pihak Disbudpar Pati bahkan ada permintaan 10 persen dari pembelian seragam tersebut.

“Ini sangat meresahkan. Kan tidak masuk akal kalau dinas pendidikan minta jatah 10 persen dari pengadaan seragam sekolah. Ini tidak benar,” katanya.

Dia menilai, dengan adanya pembebanan 10 persen tersebut, guru kemudian menjadi sasaran fitnah wali murid. Apalagi, secara regulasi pembelian paket seragam dari sekolah, tidak diperbolehkan.

Baca: Disdikbud Pati Tegaskan Tak Ada Pungli Seragam Sekolah

“Siswa bisa membeli seragam dari manapun, tapi di Pati, justru sekolah mewajibkan siswanya untuk membeli paket seragam dari sekolah,” tegasnya.

Sumadi menilai, praktik pungli yang dilakukan di lembaga pendidikan dan instansi kedinasan ini dapat mencederai marwah pendidikan. Sebab, lembaga pendidikan adalah tempat untuk menempa keilmuan peserta didik.

“Kalau praktik semacam ini diketahui oleh siswa, tentunya akan sangat berbahaya. Bisa jadi mereka nanti malah beranggapan bahwa hal seperti itu (praktik punglis) merupakan pendidikan yang benar. Padahal itu salah,” ungkapnya.

Dirinya berharap, dugaan pungli ini harus segera diselesaikan secara internal, sebelum nantinya ada laporan yang masuk di kepolisian.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...