Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

63.807 KPM PKH di Grobogan Terima Bantuan Beras Selama Tiga Bulan

MURIANEWS, Grobogan – Para keluarga penerima manfaat (KPM) dalam program keluarga harapan (PKH) di Grobogan akhirnya ikut menerima bantuan sosial beras (BSB). Bantuan ini diberikan terkait dampak pandemi virus corona atau Covid-19.

Koordinator PKH Grobogan Abdullah Zaini mengungkapkan, jumlah peserta program PKH ada 63.807 KPM. Terkait adanya pandemi Covid-19, peserta PKH mendapat bantuan beras untuk masa penyaluran tiga bulan. Tiap bulan, bantuan beras yang diberikan untuk tiap KPM sebanyak 15 kilogram.

“Sebelumnya, peserta PKH ini mendapat bantuan uang tunai, dan BPNT. Di masa pandemi ini, bantuannya ditambah dengan beras. Untuk penyedia beras bantuan ini dari Bulog,” kata Zaini, Senin (19/10/2020).

Ia menjelaskan, bantuan beras dijadwalkan diberikan selama tiga bulan. Yakni, mulai Agustus, September, dan Oktober yang disalurkan dalam dua tahap.

Bantuan beras untuk tahap I sudah disalurkan pada tanggal 5 hingga 9 Oktober lalu. Penyaluran ini merupakan jatah bantuan beras bulan Agustus dan September.

“Untuk penyaluran tahap II akan disalurkan tanggal 21 sampai 23 Oktober. Ini nanti merupakan penyaluran bantuan khusus bulan Oktober. Kalau yang penyaluran tahap I kemarin rapel untuk dua bulan sekaligus. Jadi beras yang diterima tiap KPM pada tahap I kemarin langsung 30 kilogram,” jelasnya.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Perum Bulog Semarang Titov Agus Sabelia menyatakan, untuk beras yang disalurkan bagi KPM PKH ini kualitasnya masuk kategori medium.

Sementara untuk beras bantuan program lainnya yang sudah disalurkan sebelumnya, kualitasnya masuk kategori premium.

“Jadi, untuk penyaluran BSB ini, berasnya medium. Meski kualitas medium, namun barangnya masih bagus dan sangat layak konsumsi. Memang, warnanya tidak seputih beras yang premium,” cetusnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...