Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Sebentar Lagi Warga Medaleman Blora Tak Perlu Naik Perahu Seberangi Bengawan Solo Jika Mau ke Bojonegoro

MURIANEWS, Blora – Mimpi puluhan tahun masyarakat Blora wilayah selatan untuk memiliki jembatan yang membentang di atas Sungai Bengawan Solo bakal terwujud. Pasalnya, pembangunan jembatan yang menghubungkan Desa Medalem, Kecamatan Kradenan, Blora dengan Desa Luwihhaji Kecamatan Ngraho, Bojonegoro itu segera rampung.

Sebelumnya warga harus menyeberangi sungai dengan menggunakan perahu untuk sampai ke Bojonegoro atau sebaliknya. Dengan jembatan yang diberi nama Lume (Luwihhaji-Medalem) itu akses ke dua tempat ini akan lebih mudah.

Hingga pertengahan Oktober 2020 ini, pembangunan jembatan terus berjalan, dan ditargetkan selesai pada akhir tahun 2020.

Winata, warga Medaleman mengaku sudah tidak sabar untuk melihat jembatan penghubung ini segera jadi dan bisa dilalu masyarakat dua provinsi itu.

“Senang sekali, mimpi warga yang sejak puluhan tahun akhirnya terwujud,” katanya, Senin (19/10/2020)

Menurutnya, sebelum adanya jembatan ini warga harus melintasi Sungai Bengawan Solo, yang ditempuh dengan menggunakan penyewaan perahu.

“Dulu jalan utamanya ya menyeberang menggunakan perahu, adanya jembatan ini tentu sangat besar manfaatnya terlebih masyarakat lewatnya sini semua,” ujarnya.

Kepala Desa Medalem Anik Juarti mengatakan, jembatan tersebut menurutnya sangat penting bagi masyarakat di daerah perbatasan. Hal ini karena roda perekonomian masyarakat, masih tergantung dengan transportasi air dengan menggunakan perahu.

“Sudah sejak lama warga menginginkan akses jembatan yang menghubungkan dua kecamatan itu. Pembangunan ini sangat disambut antusias warga,” katanya.

Warsit, Anggota DPRD Blora yang juga warga asli Kecamatan Kradenan merasa senang karena mimpi memiliki jembatan akhirnya bisa terkabul.

“Rencana pembangunan jembatan ini sudah ada sejak zamannya Pak Harto, tetapi hanya sebatas rencana saja. Kami selaku wakil rakyat ikut bersyukur dan berterimakasih kepada Pemkab Bojonegoro dan Pemkab Blora, Semoga prosesnya lancar hingga akhir nanti ” ujar Warsit.

 

Kontributor: Priyo
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...