Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kecolongan Ada Hajatan Besar Tanpa Izin, Pemkab Kudus Sempat Kena Tegur

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus tengah mengupayakan penurunan status zona penyebaran Covid-19, dari oranye menjadi kuning. Sejumlah kebijakan pun akan dievaluasi.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan, salah satu yang akan dievaluasi adalah terkait acara hajatan atau resepsi pernikahan di dalam gedung.

Hartopo mengatakan, pihaknya sempat beberapa kali kecolongan terkait adanya acara hajatan besar yang  tanpa izin.

“Kemarin sempat kecolongan di Gedung JHK hingga kami dapat teguran,” kata Hartopo saat ditemui awak media di Pendapa Kabupaten Kudus, Senin (19/10/2020).

Oleh karena itu, pihaknya akan melakukan penegasan kembali pada acara-acara yang menimbulkan kerumunan.  “Kalau untuk hajatan pernikahan, kami pertegas lagi, harus terdaftar di desa,” ujarnya.

Selain itu, masyarakat di Kabupaten Kudus juga diminta tetap menerapkan protokol kesehatan yang berlaku, yakni dengan 3M.

Hartopo menjelaskan 3M ini adalah memakai masker ketika berada di luar rumah, mencuci tangan dengan menggunakan sabun, hingga menjaga jarak ketika berada di kerumunan.

Sementara secara keseluruhan, kasus dalam wilayah sudah menyentuh angka 1.855 kasus. Ada 44 pasien dirawat dan 66 pasien menjalani isolasi mandiri.

“Sementara ada 214 pasien yang meninggal dunia, keseluruhannya karena penyakit penyerta,” ujarnya.

Kemudian ada sebanyak 910 kontak erat masih dipantau, 109 suspek, dan 51 probable. Dari 109 suspek dalam wilayah sebayak 31 dirawat, 68 isolasi mandiri dan 10 dirujuk. Untuk 51 kasus probable dalam wilayah, keseluruhannya meninggal dunia.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...