Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pandemi Belum Berakhir, Dinkes Blora Gencar Ajak Warga Terapkan 3M

MURIANEWS, Blora – Pandemi Covid-19 yang belum berakhir membuat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blora terus mengajak masyarakat  untuk menerapkan 3M secara disiplin. Program 3M itu yakni memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan guna mencegah penularan Covid-19.

“Mari bapak ibu kita disiplin dalam protokol kesehatan di manapun berada, yaitu mencuci tangan dengan sabun dengan air mengalir, pakai masker dengan benar,  dan jaga jarak kalau bisa dua meter,” ujar Plt Kepala Dinkes Blora Henny Indriyanti, Senin (19/10/2020).

Demi mencegah penularan Covid-19, pihaknya juga mengajak kepada semua warga Blora agar menerapka 3M ini secara rutin baik saat bekerja maupun di rumah.

“Kita harus terus semangat baik di manapun berada dan mari bersama-sama cegah penularan Covid-19,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Blora sendiri melarang kegiatan yang mengundang massa dan kegiatan yang memunculkan kerumunan. Di antaranya pesta pernikahan dengan berskala besar hingga pentas hiburan panggung besar.

View this post on Instagram

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) meminta masyarakat tetap memakai masker baik di luar maupun di dalam rumah guna mencegah potensi penyebaran virus corona (Covid-19) di lingkungan keluarga. Penggunaan masker di rumah juga untuk menghindari lonjakan klaster keluarga yang beberapa bulan terakhir mulai mendominasi sebaran kasus Covid-19 di tanah air. #indonesia #jawatengah #murianews #murianewscom #berita #news #foto #jurnalis #wartawan #instagram #instagood #instapic #indonesiahits #indonesianews #kabarnasional #indonesiaupdate #kabarindonesia #infonasional #infoindonesia #viral #imbauan #maskerdidalamrumah #satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

A post shared by MURIANEWS (@murianewscom) on

Selain itu, Pemkab Blora juga telah menerbitkan Peraturan Bupati Nomor 55 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. Di mana Perbup tersebut memberikan sanksi denda kepada masyarakat yang melanggar protokol kesehatan, seperti warga di tempat umum tidak memakai masker dikenakan denda Rp 100 ribu.

Jika tidak mampu membayar denda dikenakan kerja sosial dengan melakukan kegiatan untuk kebersihan jalan maupun taman.

Berdasarkan data jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Blora hingga  Minggu (18/10/202) tercatat kasus positif sebanyak 590. Dari jumlah itu, 514 orang dinyatakan sembuh, dan masih ada sembilan orang dirawat di rumah sakit,  33 orang menjalani isolasi mandiri, serta 34 orang dilaporkan meninggal.

 

Kontributor: Priyo
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...