Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Sudah Ada 1.531 Orang di Kudus Sembuh dari Virus Corona

MURIANEWS, Kudus – Kasus pasien sembuh corona di Kudus mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Pada Minggu (18/10/2020) malam tadi, ada 19 pasien sembuh baru.

Sehingga menjadikan total pasien sembuh di Kota Kretek kini menjadi 1.531 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kudus dokter Andini Aridewi menjelaskan, ke-19 pasien tersebut telah menjalani perawatan dan isolasi mandirinya.

Mereka, lanjut dia, juga bukan kelompok yang memerlukan swab ulangan. Sehingga bisa dinyatakan sembuh walau tidak menjalani swab ulangan.

“Ini berdasarkan ketentuan WHO dan keputusan Menteri Kesehatan,” ujarnya.

Walau demikian, Andini meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap penularan virus corona. Mengingat kasus pasien aktif di Kota Kretek terbilang masih tinggi. Yakni sebanyak 110 orang.

Dari jumlah itu ada sebanyak 66 pasien yang menjalani isolasi mandiri. Sementara sisanya, yakni 44 orang tengah dirawat di sejumlah rumah sakit rujukan.

“Tetap 3M harus terus dilakukan dan ditaati,” terangnya.

View this post on Instagram

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) meminta masyarakat tetap memakai masker baik di luar maupun di dalam rumah guna mencegah potensi penyebaran virus corona (Covid-19) di lingkungan keluarga. Penggunaan masker di rumah juga untuk menghindari lonjakan klaster keluarga yang beberapa bulan terakhir mulai mendominasi sebaran kasus Covid-19 di tanah air. #indonesia #jawatengah #murianews #murianewscom #berita #news #foto #jurnalis #wartawan #instagram #instagood #instapic #indonesiahits #indonesianews #kabarnasional #indonesiaupdate #kabarindonesia #infonasional #infoindonesia #viral #imbauan #maskerdidalamrumah #satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

A post shared by MURIANEWS (@murianewscom) on

 

3M sendiri, kata Andini, adalah mencuci tangan dengan sabun, memakai masker ketika berada di luar rumah, dan menjaga jarak minimal satu meter ketika berada di kerumunan.

“Jika bisa memang menghindari kerumunan,” kata dia.

Dengan begitu, lanjut dia, masyarakat bisa berperan serta untuk memutus mata rantai penularan virus corona.

Masyarakat merupakan garda terdepan dalam memutus mata rantai penularan virus ini.

“Kami tenaga medis berjuang untuk menyembuhkan semua pasien yang tengah dirawat dan tengah isolasi mandiri,” ujarnya.

Kemudian para pasien yang tengah menjalani isolasi mandiri juga diminta untuk bersungguh-sungguh dalam menjalani isolasinya. Sehingga bisa menghentikan penyebaran virus tersebut.

“Rekan-rekan di puskesmas akan turut mengawasi,” jelas dia.

Sementara secara keseluruhan, kasus dalam wilayah sudah menyentuh angka 1.855 kasus. Ada 44 pasien dirawat dan 66 pasien menjalani isolasi mandiri.

“Sementara ada 214 pasien yang meninggal dunia, keseluruhannya karena penyakit penyerta,” tambahnya.

Kemudian ada sebanyak 910 kontak erat masih dipantau, 109 suspek, dan 51 probable.

Dari 109 suspek dalam wilayah sebayak 31 dirawat, 68 isolasi mandiri dan 10 dirujuk.Untuk 51 kasus probable dalam wilayah, keseluruhannya meninggal dunia.

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...