Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Sebulan Raup Omzet Rp 55 Juta dari Hidroponik Selada Belanda, Deni Bocorkan Tips Suksesnya

MURIANEWS, Kudus – Omzet sebanyak Rp 55 juta sebulan mampu diraup oleh Deni Saputra, dari usaha selada hidroponik. Pemuda yang berdomisili di Desa Wergu Kulon RT I/RW II, Kecamatan Kota, Kudus itu membocorkan tips bertanam selada hidroponik.

Deni, sapaan akrabnya itu menerangkan setidaknya ada lima cara yang harus dilakukan secara rutin untuk mengelola usaha selada hidroponik.

“Kalau soal tips itu yang penting satu nutrisinya, terus harus dapat sinar matahari. Setelah itu diperhatikan juga suhu udara dan suhu airnya. Termasuk kadar oksigennya,” katanya.

Di Muria Farm, Besito, Kecamatan Gebog, Kudus tempat dia mengelola selada hidroponik itu, talang dibuat miring. Menurut dia hal itu dilakukan agar kadar oksigen yang didapat lebih banyak.

“Ini talangnya kan miring. Supaya kadar oksigennya lebih tinggi,” terang pemuda kelahiran Kudus, 9 Desember 1991.

Dia juga menjelaskan agar nutrisi terus dicek setiap pagi, siang, dan sore. “Supaya tanaman bisa tumbuh bagus,” ujar dia.

Dari ketekunannya itu, dalam sehari Deni mampu menjual 80 sampai 90 kilogram selada. Per kilonya dijual dengan harga Rp 23 ribu. Jika dikalikan selama 30 hari, dalam sebulan omzet yang diraupnya mencapai Rp 55,2 juta.

Konsumen yang membeli berasal dari berbagai daerah. Mulai dari Kudus, Demak, Pati, Rembang, dan Jepara.

Deni juga memberikan motivasi kepada siapapun yang ingin mencoba hidroponik. “Intinya jangan ragu. Kalau gagal dicoba lagi. Dan harus tahu gagalnya dimana. Terus belajar dan jangan takut gagal,” imbuhnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...