Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Dipastikan Asli, Tiga Buku Peninggalan Nitisemito Diserahkan ke Museum Kretek

MURIANEWS,Kudus – Tiga buku peninggalan Raja Kretek Nitisemito dipastikan keasliannya. Kepastian ini didapatkan dari hasil kajian oleh tim ahli dari Museum Ranggawarsita Semarang dan ahli waris Nitisemito.

Ketiga buku tersebut yakni Buku Jurnal Keuangan Nitisemito, Buku Laporan Pemasukan dari Abon, dan buku laporan langganan abon. Ahli waris sang raja kretek Nitisemito kini pun telah resmi menyerahkan ketiga buku tersebut ke Museum Kretek Kudus.

Salah satu cucu sang raja kretek, Yudhi Ernawan mengatakan, pihaknya saat ini sudah menyerahkan buku–buku tersebut untuk bisa dirawat dan dipajang di Museum Kretek agar lebih bermanfaat lagi.

“Dari pada ditempatkan di rumah pribadi nantinya kurang bermanfaat. Tapi kalau diserahkan ke Museum Kretek akan bisa untuk edukasi generasi muda nantinya. Yang terpenting Museum Kretek bisa merawat dengan baik dan bisa memberikan pengetahuan lebih kepada pengunjung dengan seluas-luasnya,” katanya usai mengiktui kajian akhir buku Nitisemito di Museum Kretek, Sabtu (17/10/2020).

Sementara Kurator Museum Ranggawarsito Semarang Laela Nurhayati Dewi, mengatakan berdasarkan dari data, pengidentifikasian secara fisik dan isi ketiga buku tersebut bisa dipastikan asli peninggalan Nitisemito.

“Kami menemukan bukti bahwa ada simbol atau lambang yang juga tertulis tahun saat beredarnya buku tersebut. Di dalam buku-buku tersebut membuktikan bahwa Nitisemito dulunya memang mempunyai perusahaan kretek yang besar, hingga sistem akutansi dan pembukuan pelanggan ada,” ujarnya.

Baca: Kisah Penemuan Buku Peninggalan Raja Kretek Nitisemito di Pasar Loak Belanda

Menurutnya, pengkajian buku tersebut hanya memerlukan waktu efektif selama satu pekan. Namun, hal tersebut tentunya harus juga butuh pengkajian dari keluarga.

“Jadi sebelumnya dari tim Museum Kretek datang untuk meminta bantuan kepada Museum Ranggawarsita untuk meneliti buku-buku tersebut. Selama sepekan setelah itu kami selesai melakukan pengkaijian buku tersebut,” tandasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...