Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Selama Pandemi, Warga Kudus Bisa Manfaatkan Perpus Online untuk Hindari Kerumunan

MURIANEWS, Kudus – Masyarakat di Kabupaten Kudus bisa memanfaatkan perpustakaan digital buatan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpusda) Kudus untuk membaca buku di manapun dan kapanpun.

Apalagi, pandemi corona tengah mewabah di semua daerah, tak terkecuali di Kota Kretek. Sehingga perlu adanya pembatasan aktivitas ketika berada di kerumunan.

“Di tengah pandemi ini, bukan alasan untuk tak membaca buku-buku perpustakaan,” kata Kepala Dinas Arpusda Kudus Masyudi, Sabtu (17/10/2020).

Perpustakaan digital yang bernama iKudus tersebut pun bisa diunduh pengguna Android di Play Store. Koleksinya, mulai dari buku untuk tingkat SD hingga perguruan tinggi maupun ilmu pengetahuan umum.

Terlebih, selama pandemi ini, pihaknya memang belum melayani baca buku di tempat. Pihaknya, hanya melayani pengembalian buku dan peminjaman buku saja. “Ini bisa memudahkan siswa untuk mengakses buku-buku kami,” ujarnya.

Melalui aplikasi tersebut, pihaknya berharap bisa turut membantu mencegah adanya kerumunan. Khususnya di kawasan Perpustakaan Kudus. Serta tetap dapat mendorong tumbuhnya minat baca pada siswa. “Karena tidak perlu ke perpustakaan, cukup lewat smart phone saja,” jelasnya.

View this post on Instagram

Menteri Kesehatan dr. Terawan Agus Putranto meminta kepada seluruh masyarakat Indonesia agar tetap menjaga kesehatan diri sendiri dan keluarga dengan terus berperilaku hidup bersih dan sehat seiring dengan kasus virus corona yang semakin meluas. Adapun langkah pencegahan dan menjaga diri dari Virus Corona adalah dengan menerapkan GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat). #indonesia #jawatengah #murianews #murianewscom #berita #news #foto #jurnalis #wartawan #instagram #instagood #instapic #indonesiahits #indonesianews #kabarnasional #indonesiaupdate #kabarindonesia #infonasional #infoindonesia #viral #hidupsehat #germas #satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

A post shared by MURIANEWS (@murianewscom) on

Masyudi menambahkan, dampak pandemi tidak hanya berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi masyarakat Kudus. Melainkan minat baca masyarakat Kudus juga mulai menurun.

Untuk itulah lanjut dia, masyarakat perlu didorong untuk terus membaca. “Dengan adanya aplikasi ini diharapkan minat baca bisa meningkat,” tandasnya.

Sementara Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kudus dokter Andini Aridewi meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap penularan virus corona. “Tetap 3M harus terus dilakukan dan ditaati,” ujarnya.

3M sendiri, kata Andini, adalah mencuci tangan dengan sabun, memakai masker ketika berada di luar rumah, dan menjaga jarak minimal satu meter ketika berada di kerumunan. “Jika bisa memang menghindari kerumunan,” kata dia.

Dengan begitu, lanjut dia, masyarakat bisa berperan serta untuk memutus mata rantai penularan virus corona. Para masyarakat sendiri, merupakan garda terdepan dalam memutus mata rantai penularan virus ini.

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...