Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kembali Dibuka, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi Calon Wisatawan Sebelum ke Karimunjawa

MURIANEWS, Jepara – Kawasan wisata Karimunjawa di Kabupaten Jepara kembali dibuka untuk umum. Pembukaan kawasan wisata ini secara resmi dilakukan oleh Bupati Jepara, Dian Kristiandi. Secara khusus, Dian Kristiandi melepas kapal Exspress Bahari menuju ke Karimunjawa, di Pelabuhan Penyeberangan Pantai Kartini, Jepara, Jumat (16/10/2020).

Meskipun sudah kembali dibuka, dalam pelaksanaan SOP-nya tetap mendasarkan pada protokol kesehatan. Hal ini dilakukan untuk tetap menjaga pandemi tidak menjalar ke wilayah Karimunjawa yang masih menjadi zona hijau.

Semua penumpang kapal sebelum berangkat harus menjalani pengecekan suhu tubuh. Mereka juga harus memakai masker, cuci tangan, dan menjaga jarak.

Dian Kristiandi menjelaskan, pembukaan kembali Karimunjawa dengan aturan-aturan yang menyertainya, dimaksudkan untuk kembali membuka kegiatan pariwisata. Apalagi, Karimunjawa sudah enam bulan ditutup, dan dipastikan berdampak.

Pembukaan kawasan inipun, dipastikan tidak bisa serta merta mengembalikan situasi dan kondisi pariwisata di Karimunjawa seperti sebelumnya. Menurutnya, hal ini membutuhkan waktu, seiring dengan ketentuan-ketentuan normal baru (New Normal) yang harus diterapkan.

Penumpang Karimunjawa menunggu kapal di Pelabuhan Jepara. (MURIANEWS/Budi Erje)

Dirinya tetap mengingatkan, mengenai pentingnya penerapan protokol kesehatan dalam semua bagian kegiatan kepariwisataan di Karimunjawa. Semua pemangku kepentingan, khususnya para pelaku wisata dan wisatawan, diminta untuk benar-benar mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan yang diwajibkan. Hal ini harus dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19.

“Pariwisata boleh berjalan lagi di satu sisi. Namun disisi lain penerapan protokol kesehatan harus dilaksanakan juga. Sehingga dua hal ini bisa berjalan beriringan. Pariwisata bisa hidup kembali dan keselamatan masyarakat juga tetap bisa dijaga. Ini harus dipahami,” ujar Dian Kristiandi.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jepara, Zamroni Listiaza  menambahkan, ada beerapa aturan terkait dibukanya kembali Karimunjawa. Dalam hal ini, tidak semua orang bisa masuk ke Karimunjawa.

Kelompok ibu hamil, anak usia di bawah 10 tahuan, dan lansia lebih dari 60 tahun sementara tidak diperkenankan masuk ke Karimunjawa. Sebab kelompok tersebut memiliki tingkat risiko tinggi untuk terkena infeksi virus korona.

Pemerintah Kabupaten Jepara juga mewajibkan semua calon wisatawan membawa surat hasil uji cepat (rapid test) yang non-reaktif. Bagi yang tidak memiliki, ada layanan klinik swasta yang di siapkan di area Pelabuhan Penyeberangan Jepara. Biayanya maksimal Rp150 ribu sesuai edaran dari Menteri Kesehatan.

“Satgas Penanganan Covid-19 Jepara juga akan melakukan evaluasi secara periodik. Jika dinyatakan aman, maka kuota wisatawan ditambah. Hasil evaluasi ini, juga akan menentukan rencana pembukaan kegiatan pariwisata Karimunjawa secara penuh. Selain itu juga dibatasi jumlah penumpang kapal yang ke Karimunjawa. Semua hanya bisa mengangkut separuh dari kapasitas maksimal yang dimiliki,” tegas Zamroni Liztiaza dalam kesempatan yang sama.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...